Ringkasan Berita
- Menurut dia, kepastian jadwal pencairan THR ASN 2026 akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut proses pencairan kini tinggal menunggu rampungnya Peraturan Pemerintah…
- Pemerintah Siapkan Dana THR ASN 2026 Rp 55 Triliun Purbaya memastikan anggaran sebesar Rp55 triliun telah tersedia un…
Topikseru.com, Jakarta – Pemerintah memastikan anggaran tunjangan hari raya (THR) 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri telah disiapkan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut proses pencairan kini tinggal menunggu rampungnya Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar hukum.
“(Aturan) sedang diproses, bentar lagi keluar. Tapi bukan kami yang mengumumkan, nanti Presiden yang mengumumkan,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin.
Menurut dia, kepastian jadwal pencairan THR ASN 2026 akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah Siapkan Dana THR ASN 2026 Rp 55 Triliun
Purbaya memastikan anggaran sebesar Rp55 triliun telah tersedia untuk pembayaran THR ASN, TNI, dan Polri tahun ini.
“Dananya sudah siap,” kata dia.
Saat ditanya apakah pencairan THR akan dimulai pekan ini, Purbaya menegaskan keputusan akhir berada di tangan Presiden. “Terserah Presiden,” ujarnya.
Sebelumnya, ia sempat menyampaikan bahwa pencairan THR direncanakan mulai minggu pertama Ramadhan 2026.
“(Pencairan THR) minggu pertama puasa,” kata Purbaya saat ditemui wartawan di Jakarta, Rabu (18/2).
Meski demikian, ia belum merinci tanggal pasti pencairan THR tersebut. Pemerintah menargetkan penyaluran dapat dilakukan pada awal bulan puasa guna mendukung daya beli masyarakat menjelang Idulfitri.
Anggaran THR ASN 2026 termasuk dalam proyeksi belanja pemerintah triwulan I yang mencapai Rp 809 triliun.
Paparan tersebut sebelumnya disampaikan Purbaya dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta.
Selain alokasi THR sebesar Rp 55 triliun, pemerintah juga menyiapkan:
- Rp 62 triliun untuk percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Rp 6 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Sumatera
- Rp 13 triliun untuk paket stimulus ekonomi
Purbaya menegaskan realisasi belanja pada awal tahun dilakukan secara tepat waktu untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga.
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat pada 2025 kita harapkan terus berlanjut hingga 2026,” ujarnya.
Dorong Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi
Pencairan THR ASN 2026 dinilai menjadi salah satu instrumen fiskal penting untuk menopang konsumsi rumah tangga, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Kebijakan tersebut diharapkan memberi dampak berganda terhadap aktivitas ekonomi di berbagai sektor, mulai dari perdagangan ritel, transportasi, hingga pariwisata domestik.
Dengan kesiapan anggaran dan kepastian regulasi yang segera terbit, pencairan THR ASN 2026 kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari Presiden.













