Ringkasan Berita
- Kapolri Jenderal Listyo menegaskan hal tersebut saat meninjau Pos Terpadu Rest Area KM 57 Jalan Tol Jakarta-Cikampek …
- Jenderal Listyo mengatakan bahwa pada momentum libur panjang pergerakan masyarakat ke jalur wisata meningkat.
- Menurutnya, koordinasi kepolisian dengan TNI dan semua pihak terkait, akan membuat kegiatan operasi pengamanan libur …
TOPIKSERU.COM, JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajaran di seluruh wilayah mengintensifkan patroli untuk mencegah aksi pemalakan di jalur wisata.
Kapolri Jenderal Listyo menegaskan hal tersebut saat meninjau Pos Terpadu Rest Area KM 57 Jalan Tol Jakarta-Cikampek wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar), Jumat (27/12).
Jenderal Listyo mengatakan bahwa pada momentum libur panjang pergerakan masyarakat ke jalur wisata meningkat. Kondisi ini banyak dimanfaatkan orang atau kelompok tertentu untuk melakukan tindak pidana seperti pemalakan.
“Atas hal tersebut, antisipasi pemalakan di jalur wisata pada momentum libur panjang Natal dan tahun baru, perlu dilakukan,” kata Kapolri.
“Saya minta untuk dilaksanakan sweeping, khususnya di saat terjadi puncak arus, karena dari laporan yang ada sempat terjadi atensi, ada pemalakan. Jadi diminta untuk ke depan ini diantisipasi, perbanyak kegiatan patroli gabungan,” tegas Jenderal Listyo.
Dia mengatakan seluruh jajaran kepolisian di setiap wilayah harus meningkatkan patroli dan pemeriksaan di jalur-jalur wisata yang rawan aksi pemalakan kepada warga yang berwisata.
Selain itu, Kapolri juga meminta pihak kepolisian untuk terus meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait dalam pengamanan libur akhir tahun.
Menurutnya, koordinasi kepolisian dengan TNI dan semua pihak terkait, akan membuat kegiatan operasi pengamanan libur Natal dan Tahun Baru 2025 berjalan dengan baik. Sehingga masyarakat benar-benar terlayani.
Sementara itu, kunjungan ke Pos Terpadu Rest Area KM 57 jalan Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, turut dihadiri sejumlah menteri, di antaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin serta Menteri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi.












