Nasional

Menko Muhaimin Iskandar Respons Demonstrasi ASN Kemendiktisaintek

×

Menko Muhaimin Iskandar Respons Demonstrasi ASN Kemendiktisaintek

Sebarkan artikel ini
Muhaimin Iskandar
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. Foto; Antara/Anita Permata Dewi

Ringkasan Berita

  • Enggak tahu," kata Muhaimin Iskandar di Jakarta, Senin (20/10).
  • Cak Imin mengatakan soal resuffle merupakan hak dari Presiden Prabowo Subianto.
  • Pak Presiden Prabowo tidak ada istilah 100 hari kerja.

TOPIKSERU.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar enggak menanggapi aksi demonstrasi aparatur sipil negara (ASN) di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

“Saya enggak tahu. Enggak tahu,” kata Muhaimin Iskandar di Jakarta, Senin (20/10).

Selain itu Menko Muhaimin Iskandar juga menanggapi terkait kemungkinan reshuffle kabinet dalam waktu dekat menyusul aksi demonstrasi para ASN di Kemendiktisaintek.

Cak Imin mengatakan soal resuffle merupakan hak dari Presiden Prabowo Subianto.

“Itu (reshuffle) urusan presiden. Tapi sepertinya sih enggak ada (reshuffle). Pak Presiden Prabowo tidak ada istilah 100 hari kerja. Pokoknya setiap saat dievaluasi, setiap saat kinerja ditingkatkan,” ujar Muhaimin Iskandar.

ASN Kemendiktisaintek Gelar Demonstrasi

Ratusan pegawai aparatur sipil negara (ASN) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menggelar demonstrasi di depan kantor Kemendiktisaintek, Jakarta.

Aksi ini sebagai respons atas pemberhentian secara mendadak seorang pegawai Kemendiktisaintek bernama Neni Herlina, beberapa waktu yang lalu.

Mirisnya, pegawai bernama Neni Herlina diberhentikan secara verbal tanpa menerima surat apapun terkait pemberhentiannya.

“Saya disuruh ke Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah), pokoknya begitu,” kata Neni Herlina.

Melalui aksi tersebut, Neni bersama sekitar 235 pegawai Kemdiktisaintek lainnya berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali pada waktu mendatang.