Ringkasan Berita
- "Aparat penegak hukum harus menindak lajuti hal tersebut dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menye…
- Sebelumnya, insiden penembakan terhadap lima PMI non-prosedural oleh Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) terj…
- Puan mengatakan pemerintah melalui kementerian terkait harus melakukan upaya perlindungan terhadap PMI yang menjadi k…
TOPIKSERU.COM – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta penegak hukum mengusut kasus penembakan terhadapa pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia.
“Aparat penegak hukum harus menindak lajuti hal tersebut dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelidiki,” kata Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Kamis (30/1).
Puan mengatakan pemerintah melalui kementerian terkait harus melakukan upaya perlindungan terhadap PMI yang menjadi korban penembakan.
Menurut Ketua DPP PDI Perjuangan ini pemerintah perlu mencegah peristiwa serupa tidak terjadi di kemudian hari.
Dia pun tak menutup kemungkinan bahwa komisi terkait di DPR RI akan memanggil Menteri Luar Negeri untuk membicarakan permasalahan penembakan WNI tersebut.
Sebelumnya, insiden penembakan terhadap lima PMI non-prosedural oleh Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) terjadi pada Jumat (24/1) pukul 03.00 dini hari waktu Malaysia.
Akibatnya, seorang pekerja migran meninggal dunia dan satu orang lainnya dalam kondisi kritis. Sedangkan tiga orang lainnya dirawat di beberapa rumah sakit di Selangor, Malaysia.
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) juga akan membantu proses pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban insiden tersebut.
KP2MI juga mengecam keras penggunaan kekuatan yang berlebihan dalam insiden penembakan itu.













