Ringkasan Berita
- Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa para korban dirawat di beberapa rumah sakit…
- Para korban sudah dibawa ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.
- "Lima orang dibawa ke RS Koja, 14 orang ke RSUD Cilincing, satu orang ke Puskesmas Cilincing dan sudah diperbolehkan …
Topikseru.com – Sebanyak 20 orang yang terdiri dari 19 siswa dan satu guru menjadi korban kecelakaan minibus pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menerobos pagar dan masuk ke halaman SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025). Para korban sudah dibawa ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa para korban dirawat di beberapa rumah sakit berbeda.
“Lima orang dibawa ke RS Koja, 14 orang ke RSUD Cilincing, satu orang ke Puskesmas Cilincing dan sudah diperbolehkan pulang,” ujar Budi.
Dia memastikan tidak ada korban meninggal dunia, namun rincian kondisi luka, baik ringan maupun berat, masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis.
Kronologi: Mobil Tiba-tiba Melaju Tak Terkendali saat Siswa Ikuti Kegiatan Literasi
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendiz menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 06.39 WIB, ketika para siswa sedang mengikuti kegiatan literasi pagi di lapangan sekolah.
“Tiba-tiba mobil pengangkut MBG dengan nomor polisi B-2093-UIU melaju tak terkendali, menabrak pagar, lalu masuk ke halaman sekolah,” kata Erick.
Kendaraan tersebut kemudian menabrak siswa dan guru yang sedang duduk berbaris di area kegiatan.
Sejumlah rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan kondisi siswa yang berteriak histeris. Beberapa bahkan dilaporkan sempat terseret ke bawah mobil sebelum akhirnya dievakuasi.
Polisi Lakukan Olah TKP, Sopir Ternyata Pengganti
Jajaran Polsek Cilincing, dipimpin Kapolsek AKP Bobi Subasri, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa kendaraan serta pengemudi.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jakarta Utara Sahrul Gunawan Siregar mengungkap fakta baru bahwa sopir yang membawa kendaraan tersebut bukan sopir tetap.
“Sopir kendaraan bukan sopir sebenarnya, melainkan sopir pengganti. SPPG berada di bawah Yayasan Darul Esti,” kata Sahrul.
Polisi menegaskan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, termasuk kemungkinan unsur kelalaian.
“Kami bersikap profesional dan terbuka. Jika ditemukan unsur pidana, proses hukum akan berjalan sesuai aturan,” tegas Kapolres Erick.
BGN Tanggung Biaya Perawatan Korban dan Evaluasi SOP Program MBG
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, memastikan seluruh korban mendapat penanganan cepat.
“Saya sudah turun langsung memastikan penanganan berjalan optimal. Semua biaya perawatan ditanggung BGN dan seluruh korban ditempatkan di kelas 1 RSUD,” ujarnya.
BGN juga melakukan evaluasi total terhadap SOP distribusi MBG, pengawasan lapangan, dan mekanisme operasional untuk mencegah kejadian serupa.
Meski begitu, Sony memastikan insiden tersebut tidak menghentikan program MBG, dan distribusi bantuan tetap berjalan.
Belasan Korban Masih Jalani Perawatan
Data awal mencatat 18–20 korban mengalami beragam cedera, namun pihak sekolah dan kepolisian tidak merinci lebih lanjut demi melindungi privasi anak di bawah umur.
Kegiatan belajar mengajar akan kembali dibuka setelah kondisi dinyatakan aman. Polres Metro Jakarta Utara juga berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan pemulihan fasilitas berlangsung cepat.











