HeadlinePeristiwa

Kronologi Hilang Kontak Pesawat Indonesia Air Transport di Maros

×

Kronologi Hilang Kontak Pesawat Indonesia Air Transport di Maros

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kronologi pesawat IAT hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, berdasarkan pantauan radar penerbangan.
Ilustrasi radar penerbangan yang menampilkan pesawat dalam pantauan terakhir, terkait kronologi pesawat IAT hilang kontak saat penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.

Ringkasan Berita

  • Berdasarkan informasi sementara dari AirNav Indonesia, pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Adisutjipto, Yogyak…
  • Basarnas Makassar mengerahkan tiga tim rescue dengan total 25 personel pada tahap awal.
  • Untuk memperluas jangkauan pencarian, Basarnas juga menyiapkan penambahan personel hingga sekitar 40 orang, dengan me…

Topikseru.com, Maros – Otoritas penerbangan dan tim SAR mengungkap kronologi awal hilangnya kontak pesawat milik Indonesia Air Transport (IAT) yang dilaporkan hilang di wilayah udara Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).

Berdasarkan informasi sementara dari AirNav Indonesia, pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, dengan tujuan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Penerbangan berlangsung normal hingga mendekati wilayah udara Makassar.

Sekitar pukul 13.17 WITA, pesawat terakhir kali terpantau radar saat berada di wilayah Maros bagian utara. Pada fase tersebut, petugas Air Traffic Control (ATC) masih menjalin komunikasi dengan awak pesawat.

Namun, setelah itu kontak radio dengan pesawat terputus. Sejumlah upaya pemanggilan ulang oleh ATC dilakukan, namun tidak mendapatkan respons dari kokpit.

Baca Juga  Pencarian Pesawat Indonesia Air Transport di Maros Diperluas, Basarnas Tambah Personel dan Drone

Atas hilangnya komunikasi tersebut, AirNav Indonesia menetapkan status darurat dan menyampaikan laporan resmi kepada Basarnas Makassar untuk dilakukan langkah pencarian dan penyelamatan.

Menindaklanjuti laporan itu, Basarnas Makassar langsung mengerahkan tim SAR menuju titik koordinat terakhir yang diberikan AirNav di kawasan Leang Leang, Kabupaten Maros, hingga perbatasan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim SAR menuju titik koordinat terakhir yang diberikan AirNav di kawasan Leang Leang, Kabupaten Maros, hingga perbatasan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

“Saat ini kami telah menuju lokasi sesuai koordinat yang diberikan AirNav di wilayah Kabupaten Maros,” ujar Andi Sultan, Sabtu.

Basarnas Makassar mengerahkan tiga tim rescue dengan total 25 personel pada tahap awal. Untuk memperluas jangkauan pencarian, Basarnas juga menyiapkan penambahan personel hingga sekitar 40 orang, dengan melibatkan potensi SAR setempat.

Selain pencarian darat, Basarnas menurunkan satu unit truk personel, satu unit kendaraan rescue, serta satu unit drone untuk pemantauan udara, mengingat kondisi geografis wilayah pencarian yang cukup menantang.

Berdasarkan informasi sementara, pesawat tersebut mengangkut 11 orang, terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang. Basarnas menegaskan data manifes tersebut masih bersifat sementara dan terus diverifikasi bersama pihak maskapai dan otoritas penerbangan.

Baca Juga  Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Lakukan Pencarian

Pihak kepolisian juga melakukan koordinasi. Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya menyatakan jajarannya tengah memastikan kebenaran informasi di lapangan dan mendukung proses pencarian.

“Iya benar, informasinya demikian, namun masih kami pastikan lebih lanjut,” kata Douglas

Hingga update ini diturunkan, penyebab terputusnya komunikasi masih belum diketahui. Otoritas menegaskan seluruh informasi yang beredar masih bersifat awal dan terus diverifikasi.

Operasi pencarian dan asesmen di lapangan masih berlangsung, dengan dukungan personel darat serta pemantauan udara menggunakan drone.