Peristiwa

Tim SAR Temukan Satu Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

×

Tim SAR Temukan Satu Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Sebarkan artikel ini
pesawat ATR 42-500
Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500, di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026).

Ringkasan Berita

  • Diketahui, dari 10 penumpang pesawat ATR 42-500, hanya dua penumpang berjenis kelamin perempuan, yakni keduanya pramu…
  • Korban kedua yang ditemukan ini berjenis kelamin perempuan dan dipastikan korban kedua adalah salah satu dari dua pra…
  • Hingga hari ketiga insiden ini, sejauh ini sudah dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Topikseru.com, Sulawesi Selatan – Akhirnya, Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500, di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026).

Hingga hari ketiga insiden ini, sejauh ini sudah dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban kedua yang ditemukan ini berjenis kelamin perempuan dan dipastikan korban kedua adalah salah satu dari dua pramugari yang ikut dalam penerbangan itu.

Diketahui, dari 10 penumpang pesawat ATR 42-500, hanya dua penumpang berjenis kelamin perempuan, yakni keduanya pramugrasi masing-masing Florencia Lolita (Flight Attendant) dan Esther Aprilita (Flight Attendant).

Memasuki hari ketiga pencarian jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Pangkep, kabar duka kembali datang. Satu korban lagi ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga  Masuki Babak Baru Pencarian ATR 42-500 di Maros: Serpihan Pesawat Sudah Ditemukan

​Korban kedua ini teridentifikasi berjenis kelamin perempuan, yang merupakan salah satu dari dua pramugari tangguh yang bertugas dalam penerbangan tersebut, Florencia Lolita atau Esther Aprilita.

​Kehilangan ini tentu sangat berat bagi keluarga yang ditinggalkan. Mari sejenak kita menundukkan kepala, mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang menanti diberikan ketabahan yang luar biasa.

Hampir dipastikan, korban kedua berjenis kelamin perempuan yang ditemukan antara Florencia atau Esther.

Kesedihan mendalam menyelimuti keluarga Esther Aprilita, pramugari yang menjadi salah satu kru dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) rute Yogyakarta-Makassar.

Ibunda Esther, J Siburian, mengungkapkan bahwa dirinya masih terus berdoa agar ada keajaiban yang menyelamatkan putri sulungnya tersebut.

Menurut J Siburian, tidak ada firasat buruk sebelum insiden maut itu terjadi.

Ia masih sempat bertukar pesan melalui aplikasi percakapan dengan Esther pada Jumat malam, dua hari sebelum kabar duka tersiar.