HeadlinePeristiwa

Perlintasan Liar Makan Korban, 7 Orang Tewas dalam Tabrakan Avanza vs KA Sribilah

×

Perlintasan Liar Makan Korban, 7 Orang Tewas dalam Tabrakan Avanza vs KA Sribilah

Sebarkan artikel ini
Jenazah korban kecelakaan kereta api Tebing Tinggi akibat Avanza tertabrak KA Sribilah Utama di perlintasan liar
Jenazah korban kecelakaan mobil Avanza yang tertabrak KA Sribilah Utama tergeletak di ruang penanganan RS Bhayangkara Tebing Tinggi, Rabu (21/1/2026) malam. Dalam insiden di perlintasan liar tersebut, tujuh penumpang dilaporkan meninggal dunia.

Ringkasan Berita

  • Satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1656 ABP tertabrak Kereta Api (KA) Sribilah Utama di perlintasan lia…
  • Setelah dilakukan penanganan dan pengiriman lokomotif penolong dari Stasiun Tebing Tinggi, rangkaian KA kembali melan…
  • Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumut Saat Libur Isra Mikraj, KAI Catat Kenaikan 7% Seluruh korban telah dievakuasi …

Topikseru.com, Tebing Tinggi – Kecelakaan maut terjadi di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

Satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1656 ABP tertabrak Kereta Api (KA) Sribilah Utama di perlintasan liar, Rabu (21/1/2026) malam.

Akibat peristiwa tragis tersebut, tujuh orang penumpang mobil meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selain korban meninggal, satu penumpang lainnya mengalami luka kritis dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

Ia menyebut kejadian berlangsung di perlintasan liar kilometer 83+300, tepatnya di Jalan Abdul Hamid, Lingkungan IV, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi.

“Peristiwa kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu,” ujar Anwar dalam keterangannya.

Anwar menjelaskan, kecelakaan bermula saat KA Sribilah Utama relasi Rantau Prapat–Medan melintas di lokasi kejadian.

Pada waktu bersamaan, mobil Avanza datang dari arah samping dan sempat berhenti di area perlintasan.

Baca Juga  Satu Keluarga Tewas Ditabrak KA Sribilah di Tebing Tinggi, Keluarga Korban Masih Tak Percaya

“Masinis telah membunyikan suling lokomotif secara berulang sebagai tanda peringatan. Namun diduga pengemudi mobil tidak memperhatikan kedatangan kereta api sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” jelasnya.

Selain menelan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan lokomotif KA Sribilah mengalami kerusakan, sehingga perjalanan sempat terhenti.

Setelah dilakukan penanganan dan pengiriman lokomotif penolong dari Stasiun Tebing Tinggi, rangkaian KA kembali melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Medan.

Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, aparat kepolisian telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Masinis, kru kereta, serta seluruh penumpang KA Sribilah Utama dipastikan selamat dan tidak mengalami luka-luka,” tegas Anwar.

Terpisah, Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Mulyono, saat dikonfirmasi, menyampaikan pihaknya belum dapat memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Belum bisa memberikan keterangan. Besok saja,” singkatnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, sementara KAI kembali mengimbau masyarakat untuk tidak melintasi perlintasan liar demi keselamatan bersama.