Peristiwa

Tabrakan Avanza vs KA Sri Bilah di Tebing Tinggi, 9 Orang Tewas, Ini Identitas Korbannya

×

Tabrakan Avanza vs KA Sri Bilah di Tebing Tinggi, 9 Orang Tewas, Ini Identitas Korbannya

Sebarkan artikel ini
Tabrakan Avanza vs KA Sri Bilah di Tebing Tinggi
Korban tewas dalam tabrakan Avanza vs KA Sri Bilah di Tebing Tinggi akibat kecelakaan maut di perlintasan tanpa palang pintu, dievakuasi untuk dibawa ke rumah duka di Kota Medan. Topikseru.com/Ameq.

Ringkasan Berita

  • Jumlah korban tewas teridentifikasi setelah petugas kepolisian selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) d…
  • Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan sembilan orang meninggal dunia, termasuk pengemudi minibus.
  • Sementara sopir minibus sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Topikseru.com, Tebing Tinggi– Kecelakaan maut antara minibus dan Kereta Api Sri Bilah terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan sembilan orang meninggal dunia, termasuk pengemudi minibus.

Jumlah korban tewas teridentifikasi setelah petugas kepolisian selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Firman Darmansyah, membenarkan total korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut kereta api Tebing Tinggi tersebut.

“Saat kejadian, delapan orang meninggal dunia di tempat. Sementara sopir minibus sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa pengemudi tidak dapat diselamatkan. Jadi, total seluruh korban meninggal dunia berjumlah sembilan orang,” ujar Firman saat memberikan keterangan di Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi, Kamis (22/1/2026).

Berdasarkan hasil olah TKP, Firman menyebutkan bahwa perlintasan kereta api tersebut tidak dilengkapi palang pintu pengaman. Minibus yang terlibat kecelakaan merupakan kendaraan pribadi.

“Palang pintu tidak ada di lokasi kejadian. Seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Kota Medan menggunakan ambulans yang difasilitasi Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut dan Polres Tebing Tinggi,” jelasnya.

Baca Juga  Perlintasan Liar Makan Korban, 7 Orang Tewas dalam Tabrakan Avanza vs KA Sribilah

Sementara itu, salah seorang saksi mata bernama Imam mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, warga sekitar telah memperingatkan sopir minibus mengenai kedatangan kereta api yang melaju dengan kecepatan tinggi. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan.

“Kami sudah memberitahu kalau kereta api akan melintas, tapi sopir minibus tidak mendengarkan dan tetap nekat menerobos perlintasan. Akhirnya terjadilah kecelakaan,” ungkap Imam.

Ia juga menyebutkan bahwa kecelakaan di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, perlintasan tanpa palang pintu itu sudah sering memakan korban.

“Sudah sering terjadi kecelakaan di sini. Kami berharap pihak terkait, termasuk PT KAI, segera memasang palang pintu demi keselamatan warga,” harapnya.

Berikut daftar nama korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Tebing Tinggi:

  1. Abdul Kadir Al Jaelani (42), pengemudi minibus Avanza

  2. Rizal (59), penumpang minibus

  3. Daratul Laila (50), penumpang minibus

  4. Risnawati (57), penumpang minibus

  5. Muhammad Al Hafiz Musawwir (6), penumpang minibus

  6. Muhammad Rafkha Attaqih (2), penumpang minibus

  7. Zahara (81), penumpang minibus

  8. Sri Devi (34), penumpang minibus

  9. Zaitun (56), penumpang minibus