News

2 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Hari Kedua Ops Keselamatan

×

2 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Hari Kedua Ops Keselamatan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas antara truk dan pengendara sepeda motor.

Ringkasan Berita

  • Mulai dari kecelakaan lalu lintas sampai dengan pelanggaran.
  • Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, tujuan Operasi Keselamatan Toba untuk mewujudkan tertib …
  • Sementara, pengendara yang mendapat tindakan tilang ETLE Statis sebanyak 94 orang, tilang ETLE Mobile 14, tilang manu…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut mencatat sejumlah peristiwa selama Operasi Keselamatan Toba 2024 berlangsung. Mulai dari kecelakaan lalu lintas sampai dengan pelanggaran.

Memasuki hari kedua, sebanyak dua orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas. Sedangkan yang mengalami luka berat lima orang, luka ringan dua orang dan yang mengalami kerugian materi mencapai Rp28.200.000.

Sementara, pengendara yang mendapat tindakan tilang ETLE Statis sebanyak 94 orang, tilang ETLE Mobile 14, tilang manual 520 dan sebanyak 2.234 pengendara mendapatkan teguran dari petugas karena melanggar aturan lalu lintas.

Baca Juga  KA Kontra Minibus di Perlintasan Liar Asahan, KAI Sumut: Awak dan Penumpang Selamat

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, tujuan Operasi Keselamatan Toba untuk mewujudkan tertib berlalu lintas di Provinsi Sumut.

“Polisi bertindak tegas terhadap pengendara yang berpotensi mengalami kecelakaan. Seperti melawan arus dan melanggar marka jalan,” ujarnya melalui keterangannya, Jumat (15/3/2024).

Hadi menjelaskan, berdasarkan data 2023, angka kecelakaan lalu lintas sebanyak 6.739 kasus. Jumlah ini meningkat 4,2 persen. Sedangkan penindakan pelanggaran lalu lintas selama 2023 sebanyak 29.770 kasus.

“Selaku pengguna jalan, masyarakat sangat mengharapkan dan membutuhkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar),” katanya.

Hadi menambahkan, Polda Sumut dan jajaran secara serentak melakukan Operasi Keselamatan Toba 2024 selama 14 hari ke depan. Dimulai dari 12 sampai dengan 25 Maret.

“Selain meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, operasi juga bertujuan mewujudkan situasi Kamseltibcar berlalu lintas nyaman menjelang Idul Fitri 1445 H,” pungkasnya.