News

Polda Sumut dapat Dukungan karena Berani Tangkap Nina Wati

×

Polda Sumut dapat Dukungan karena Berani Tangkap Nina Wati

Sebarkan artikel ini
Papan bunga
Polda Sumut kedatangan puluhan papan bunga dari masyarakat karena berani menangkap Nina Wati, tersangka penipuan dan penggelapan calo masuk polisi dan TNI. Foto: Humas Polda Sumut

Ringkasan Berita

  • "Kami mengapresiasi dukungan dari masyarakat dan akan terus bekerja secara profesional," kata Kabid Humas Polda Sumut…
  • Puluhan karangan bunga itu berisi dukungan kepada penyidik atas pengungkapan kasus penipuan dan penggelapan oleh Subd…
  • Dia menjelaskan berdasarkan perkembangan terbaru dari penyidik bahwa ada tiga laporan baru yang masuk dari korban.

TOPIKSERU.COM, MEDANPolda Sumut kedatangan puluhan karangan bunga yang berisi dukungan atas keberanian menangkap Nina Wati, tersangka calo masuk TNI dan Polisi.

Puluhan karangan bunga itu berisi dukungan kepada penyidik atas pengungkapan kasus penipuan dan penggelapan oleh Subdit IV Renakta.

“Kami mengapresiasi dukungan dari masyarakat dan akan terus bekerja secara profesional,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi menanggapi dukungan masyarakat tersebut, Kamis (28/3).

Dia menjelaskan berdasarkan perkembangan terbaru dari penyidik bahwa ada tiga laporan baru yang masuk dari korban.

Baca Juga  Polda Sumut Akhirnya Buka Suara Soal Salah Tangkap Iskandar di Pesawat Garuda, Ternyata Ini Penyebabnya

Laporan tersebut mulai bermunculan seiring penangkapan dan penetapan tersangka terhadap NW alias Nina Wati.

“Hasil penelusuran, penyidik mendapati tiga laporan baru terhadap tersangka NW yang masuk ke Direktorat Reskrimum Polda Sumut,” ujar Kombes Hadi.

Mantan Wadir Lantas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini menyebut laporan terbaru itu terkait dugaan penipuan dan penggelapan oleh NW.

Dia menyebut laporan korban berkaitan dengan modus iming-iming bisa meluluskan korban tes TNI dan Polri.

Kombes Hadi merinci bahwa ada tujuh laporan yang berkaitan dengan perkara penipuan dan penggelapan yang mereka terima.

“Penyidik terus mendalami perkara ini,” kata Kombes Hadi.

Dia menyebut terlapor adalah Nina Wati, yang telah berstatus tersangka dalam perkara tindak pidana penipuan dan penggelapan masuk Akademi Kepolisian (Akpol).

“Kami akan terus menerima setiap laporan yang masuk atas dugaan penipuan dan penggelapan dengan terlapor NW,” pungkasnya.(cr1/topikseru)