Ringkasan Berita
- Dengan lebih dari 690.000 pengikut, videonya sering kali viral dan ditonton hingga puluhan juta kali.
- Gunawan dikenal melalui akun TikTok-nya, @sadbor86, dengan goyangan viral ‘Beras Habis Bor’.
- Viral di TikTok dengan Goyangan 'Beras Habis Bor' Melalui konten-kontennya, Gunawan berhasil menghibur jutaan penonto…
TOPIKSERU.COM – Gunawan, atau yang dikenal sebagai ‘Sadbor‘ di TikTok, baru-baru ini menjadi sorotan setelah ditangkap oleh pihak kepolisian.
Gunawan dikenal melalui akun TikTok-nya, @sadbor86, dengan goyangan viral ‘Beras Habis Bor’.
Dengan lebih dari 690.000 pengikut, videonya sering kali viral dan ditonton hingga puluhan juta kali. Namun, popularitasnya ini justru menimbulkan masalah hukum setelah ia diduga terlibat dalam promosi judi online.
Viral di TikTok dengan Goyangan ‘Beras Habis Bor’
Melalui konten-kontennya, Gunawan berhasil menghibur jutaan penonton TikTok dengan gerakan joget khasnya. Video-videonya tidak hanya menghibur tetapi juga berhasil mencapai jumlah tayangan dan interaksi yang luar biasa.
Kontennya yang unik ini bahkan memicu tren tersendiri di media sosial. Meski begitu, di balik popularitasnya, ada banyak tuduhan bahwa beberapa sesi live TikTok Gunawan sering dihadiri oleh akun-akun yang mempromosikan judi online, yang mungkin berkontribusi pada penangkapan dirinya.
Gunawan Sadbor sempat memberikan klarifikasi terkait keterkaitan dirinya dengan promosi judi online.
Dalam sebuah video, Gunawan menjelaskan bahwa tidak ada hubungan antara dirinya dan aktivitas ilegal tersebut.
Namun, meski telah memberikan klarifikasi, fenomena masuknya akun-akun terkait judi online selama sesi live tetap menjadi sorotan publik. Banyak akun di kolom komentar yang mengungkapkan bahwa ada indikasi hadiah dan transaksi yang berasal dari sumber judi online.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri seperti yang dilansir dari detik, mengonfirmasi bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan.
Menurutnya, indikasi keterlibatan Gunawan dengan promosi judi online masih sedang diselidiki lebih lanjut. Penangkapan ini terjadi pada Kamis, 31 Oktober, dan Gunawan bersama sejumlah anggota timnya kini tengah diperiksa.
Seiring dengan popularitasnya, beredar informasi bahwa Gunawan memperoleh penghasilan puluhan juta rupiah per bulan melalui fitur saweran saat live TikTok.
Fenomena ini menjadi perhatian banyak netizen yang penasaran dengan pendapatan besar yang didapat hanya dari menghibur melalui platform digital. Namun, aspek hukum dari monetisasi ini mulai dipertanyakan ketika disinyalir ada unsur judi yang terlibat.
Daftar Artis Lain yang Terjerat Kasus Promosi Judi Online
Kasus Gunawan bukanlah yang pertama melibatkan publik figur dalam dugaan promosi judi online.
Sebelum ini, ada sejumlah artis yang diduga mempromosikan situs judi, baik secara terang-terangan maupun tanpa sepengetahuan mereka terkait situs tersebut. Bahkan para artis itu bebas dan sudah ada yang menjadi anggota DPR RI dan maju sebagai kepala daerah di Pilkada Serentak 2024.
Beberapa nama terkenal seperti Denny Cagur, Ari Lasso, hingga Amanda Manopo pernah terseret dalam kasus serupa.
1. Denny Cagur – Komedian yang diduga terlibat promosi judi online pada Desember 2020 melalui situs Agen ***, meski ia tidak dilaporkan.
2. Ari Lasso – Penyanyi ternama ini mempromosikan situs Agen 138 pada awal 2021.
3. Amanda Manopo – Aktris muda ini juga diduga mempromosikan situs judi Jaya B** pada Juni 2017.
4. Nikita Mirzani – Artis kontroversial ini pernah terlibat dalam promosi situs Jaya *** di tahun yang sama.
5. Wulan Guritno – Pada Desember 2020, Wulan disebut terlibat dalam promosi situs Sakti *** dan Lumbung
6. Vicky Prasetyo – Aktor dan presenter Vicky Prasetyo juga terlibat dalam promosi situs Sakti ***, pada Desember 2020.
7. Young Lex – Rapper Young Lex terlibat dalam promosi situs judi online Indo Gen***. Promosi tersebut dilakukan sang rapper pada Oktober 2022.
8. Onadio Leonardo – Musisi Onadio Leonardo juga diduga terlibat dalam promosi situs Indo Genting. Promosi tersebut dilakukan sang presenter, pada Oktober 2021.
9. Sule – Komedian Sule juga tidak lepas dari skandal promosi judi online. Ayah lima anak tersebut diketahui mempromosikan situs Receh ***, pada Juni 2021.
10. Tyas Mirasih – Tyas Mirasih juga diduga terlibat dalam promosi judi online pada 2017. Aktris cantik yang telah membintangi banyak FTV itu diketahui mempromosikan situs RGO T***.
11. Gilang Dirga – Serupa dengan Denny Cagur, Gilang Dirga juga diduga mempromosikan judi online Agen ***, pada Desember 2020. Namun dia tidak dilaporkan ke polisi.
Dan masih banyak lagi artis, dan public figure saat itu terang-terangan mengendorse situs judi online
Fenomena Endorse Judi Online di Kalangan Publik Figur
Fenomena endorse judi online bukanlah hal baru. Banyak publik figur yang secara sadar atau tidak, akhirnya terlibat dalam promosi situs-situs tersebut.
Beberapa dari mereka mengaku tidak mengetahui bahwa situs yang diendorse adalah judi online, dan ada pula yang mengklaim bahwa mereka hanya melihatnya sebagai game online tanpa unsur perjudian.
Fenomena ini memunculkan tanda tanya besar mengenai bagaimana publik figur menjalankan kolaborasi dan endorsement, serta pentingnya regulasi dan tanggung jawab sosial dalam setiap promosi.
Peran Netizen dalam Mengungkap dan Menanggapi Kasus
Kasus Gunawan Sadbor ini memicu berbagai reaksi dari netizen, terutama di media sosial TikTok. Banyak pengguna yang mencoba menginvestigasi sendiri, melihat pola dalam aktivitas live-nya, dan mempertanyakan bagaimana akun-akun promosi judi bisa muncul begitu sering.
Beberapa netizen berpendapat bahwa fenomena seperti ini menunjukkan kurangnya pengawasan terhadap platform dan pengaruh besar selebritas digital dalam mempromosikan berbagai hal, termasuk hal-hal yang bersifat kontroversial dan ilegal.
Dampak Kasus Ini Terhadap Dunia Hiburan dan Influencer di Indonesia
Penangkapan Gunawan Sadbor menyoroti risiko yang dihadapi oleh para influencer dan konten kreator di Indonesia, terutama terkait dengan transparansi promosi. Dunia hiburan dan media sosial telah berkembang pesat, tetapi kasus-kasus seperti ini menunjukkan bahwa aturan mainnya belum sepenuhnya diterapkan dengan baik. Banyak influencer perlu menyadari bahwa mereka tidak hanya menghibur tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap pengikut mereka.
Kasus ini tidak hanya tentang Gunawan Sadbor dan fenomena ‘Beras Habis Bor’-nya, tetapi juga tentang pentingnya integritas dan kehati-hatian dalam setiap bentuk promosi.
Dengan meningkatnya pengaruh media sosial, para konten kreator dan publik figur perlu lebih berhati-hati dan memastikan bahwa segala bentuk endorsement dan konten mereka tidak melanggar aturan atau norma yang berlaku.
Regulasi lebih ketat dari platform digital juga sangat diperlukan agar kasus serupa dapat dihindari di masa depan. (*)













