Pilkada Sumut

Nasib Aulia Rachman di Pilkada Medan Diujung Tanduk, Partai Tarik Dukungan

×

Nasib Aulia Rachman di Pilkada Medan Diujung Tanduk, Partai Tarik Dukungan

Sebarkan artikel ini
Aulia Rachman
Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman. Foto: dok. Pemkot Medan

Ringkasan Berita

  • Untuk mengusung Aulia Rachman, PKS tidak memerlukan koalisi dengan partai lain karena memiliki 8 kursi di DPRD Medan …
  • Sikap berbalik arah itu yang salah satunya datang dari partai tempat Aulia Rachman bernaung, yakni Partai Solidaritas…
  • Sekretaris DPD PKS Medan Doli Indra Rangkuti mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari DPP PKS untuk…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Langkah politik Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman belum pasti. Pasalnya, sejumlah partai yang sebelumnya menyatakan dukungan, tiba-tiba berbalik arah dan meninggalkan Aulia.

Sikap berbalik arah itu yang salah satunya datang dari partai tempat Aulia Rachman bernaung, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Semula, partai pimpinan putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep ini mengeluarkan rekomendasi untuk memajukan mantan kader Partai Gerindra itu sebagai bacalon Wali Kota Medan.

PSI secara mengejutkan menarik dukungan dari kadernya itu dan mendukung bacalon Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap di Pilkada Medan.

Langkah yang sama ternyata juga dilakukan Partai Demokrat. Partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini seblumnya telah menyerahkan SK B1KWK kepada Aulia Rachman – Hidayatullah, Senin (26/8).

Baca Juga  PDIP Ungkap Sosok Pendamping Prof Ridha di Pilkada Medan

Namun, entah apa sebabnya kemudian dukungan ini batal dan Partai Demokrat mengalihkan dukungan kepada pasangan Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap.

Berharap Tuah PKS

Peluang Aulia Rachman dan Hidayatullah berlayar di Pilkada Medan 2024 semakin menipis setelah ditinggal dua partai.

Pasangan ini masih berkemungkinan berlayar karena PKS hingga saat ini belum menyatakan sikap politik apakah akan ikut dengan dua partai lain atau tetap pada pendirian.

Untuk mengusung Aulia Rachman, PKS tidak memerlukan koalisi dengan partai lain karena memiliki 8 kursi di DPRD Medan atau 16 persen.

Sekretaris DPD PKS Medan Doli Indra Rangkuti mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari DPP PKS untuk arah politik.

Doli juga menepis informasi yang menyebutkan bahwa Hidayatullah ikut mundur dari pencalonan setelah PSI dan Demokrat pergi.

“Tidak benar, Mudah-mudahan terbaik untuk Kota Medan ke depan. Mohon doanya untuk PKS,” jawab Doli kepada wartawan, Rabu (28/8).

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Pilkada DPW PKS Sumut Amsal Nasution memastikan bahwa soal ‘berlayar’ atau tidaknya PKS menunggu putusan dari DPP PKS.

“Nunggu putusan DPP PKS,” kata Amsal.

Editor: Muchlis