Pilkada Sumut

Mendaftar ke KPU, Prof Ridha: Kami Memastikan Ada Nasi Panas di Meja Makan Setiap Keluarga

×

Mendaftar ke KPU, Prof Ridha: Kami Memastikan Ada Nasi Panas di Meja Makan Setiap Keluarga

Sebarkan artikel ini
Prof Ridha
Pasangan bakal calon Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan Prof Ridha - Abdul Rani. Foto: topikseru.com/Satria Hadhi Ningtyas

Ringkasan Berita

  • "Kehadiran nasi panas di setiap meja makan keluarga merupakan hal penting," kata Prof Ridha usai mendaftar ke KPU Med…
  • Prof Ridha menyampaikan bahwa dia bersama Abdul Rani akan memastikan akan ada nasi panas di setiap meja makan keluarg…
  • Karena dengan keluarga yang baik, Insya Allah hasilnya menghasilkan generasi terbaik.

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Bakal calon Wali Kota Medan Profesor Ridha Dharmajaya mengatakan dia bersama bakal calon wakil wali kota Abdul Rani berkomitmen akan mengabdi bagi masyarakat bila kelak memimpin Kota Medan.

Prof Ridha menyampaikan bahwa dia bersama Abdul Rani akan memastikan akan ada nasi panas di setiap meja makan keluarga di Kota Medan.

“Kehadiran nasi panas di setiap meja makan keluarga merupakan hal penting,” kata Prof Ridha usai mendaftar ke KPU Medan, Kamis (29/8).

Dia mengatakan hal ini bukan hanya soal bicara makan, meski hal itu penting. Namun, lebih jauh filosofi nasi panas adalah kehadiran sosok ayah, suami, yang memastikan ada beras di setiap rumah warga.

Selain itu, nasi panas juga berarti bahwa akan ada seorang ibu yang memasak untuk disantap anak-anak di Kota Medan.

“Bicara nasi panas filosofinya adalah bahwa ada kepala keluarga, ada seorang ayah, suami yang bisa memberikan beras di rumah itu. Dan ada seorang ibu, istri, yang memasaknya dan anak-anak yang menikmatinya,” ujar Prof Ridha.

Ridha mengatakan semangat filosofi yang terkandung dalam nasi panas ini yang menjadi semangat Prof Ridha – Abdul Rani saat memimpin Kota Medan.

Baca Juga  Kala Mendag Budi Santoso Belajar Menenun Ulos Batak di Medan

Dia mengatakan Pemerintah Kota Medan di era kepemimpinannya kelak ingin memastikan bahwa tidak ada keluarga di kota ini yang kelaparan.

Menurutnya, dari struktur keluarga yang baik, akan menghasilkan generasi yang terbaik.

“Kami memastikan tidak boleh ada yang lapar, tapi lebih dari itu kami juga ingin membangun struktur keluarga yang baik. Karena dengan keluarga yang baik, Insya Allah hasilnya menghasilkan generasi terbaik. Itu yang akan kami perbaiki,” kata Prof Ridha.

Solusi Banjir

Prof Ridha menanggapi terkait persoalan banjir yang masih menjadi masalah bagi warga Kota Medan. Dia menyebut secara logika, Kota Medan tidak mungkin banjir.

Oleh sebab itu, untuk mengatasi hal tersebut pemerintahannya akan fokus memastikan seluruh drainase berfungsi.

“Banjir ini pada hakikatnya agak aneh terjadi di Medan, kenapa? Karena kita enggak seperti Jakarta, kita juga enggak seperti Semarang. Kondisi Jakarta itu lebih tinggi permukaan laut dari daratan,” ujar Ridha.

Hal yang sama juga terjadi di Semarang. Kondisi daratan mereka sejajar dengan permukaan laut sehingga sulit mengaliri air ke laut.

“Sedangkan kita (Medan) daratannya lebih tinggi. Titik nol di kantor pos itu, itu cukup tinggi dari atas permukaan laut, sehingga apa yang perlu dilakukan? kita perlu memastikan bahwa jalan air itu sampai ke laut dan lautnya masih bisa dilalui dengan baik,” pungkasnya.

Editor: Muchlis