Pilkada Sumut

Edy Balas Sindiran Bobby Soal UHC: Jangan Bohongi Rakyat!

×

Edy Balas Sindiran Bobby Soal UHC: Jangan Bohongi Rakyat!

Sebarkan artikel ini
Edy Rahmayadi
Calon Gubernur Sumut nomor urut 2 Edy Rahmayadi saat sesi wawancara usai debat kandidat perdana paslon Pilkada Sumut 2024, Rabu (30/10) malam. Foto: Topikseru.com/Muchlis

Ringkasan Berita

  • Suasana debat kandidat perdana oleh KPU Provinsi Sumut itu sudah terlihat memanas, mulai dari pendukung hingga materi…
  • Menjawab sindiran dari Bobby, Edy Rahmayadi balik menyindir dengan mengatakan Program UHC yang Bobby banggakan bukan …
  • Berawal saat Bobby Nasution yang mengeklaim sukses menerapkan Program Universal Health Coverage (UHC), yakni fasilita…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Aksi saling sindir antara calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution terjadi pada forum debat kandidat perdana Pilkada Sumut 2024, Rabu (30/10) malam.

Suasana debat kandidat perdana oleh KPU Provinsi Sumut itu sudah terlihat memanas, mulai dari pendukung hingga materi debat.

Berawal saat Bobby Nasution yang mengeklaim sukses menerapkan Program Universal Health Coverage (UHC), yakni fasilitas berobat yang hanya menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi warga Kota Medan di seluruh layanan kesehatan.

“Masyarakat butuh pelayanan yang bisa menggratiskan, contoh bagaimana kami di Kota Medan sudah UHC pak. Sebenarnya setelah kami hitung-hitung, Provinsi Sumut ini bisa UHC, pak,” kata Bobby Nasution dalam debat publik.

Selain menyinggung terkait program UHC, Bobby juga menyindir Edy Rahmayadi yang lebih memilih membeli lahan eks Medan Club.

Baca Juga  Edy Rahmayadi: Tunggu Hasil Real Count dari KPU

“Tapi mengapa di masa bapak justru lebih memilih membeli eks Medan Club yang harganya Rp 400 miliar lebih,” ujar Bobby.

Menjawab sindiran dari Bobby, Edy Rahmayadi balik menyindir dengan mengatakan Program UHC yang Bobby banggakan bukan menjadi sebuah jawaban persoalan kesehatan.

Mantan Pangkostrad ini justru mengatakan bahwa persoalan utama dari kesehatan adalah fasilitas dan ketersediaan obat-obatan.

“Program UHC, itu yang dibangga-banggakan. Bukan itu persoalannya, jangan bohongi rakyat. Persoalannya di rumah sakit tak ada obat,” kata Edy Rahmayadi.

Seusai debat, Edy Rahmayadi kembali menjelaskan terkait ungkapannya “jangan bohongi rakyat”.

Dia menilai program UHC yang Bobby banggakan dalam debat tersebut justru menuai persoalan baru.

“Masalah pengobatan, yang menjadi persoalan itu bukan (layanan) pengobatannya, tetapi persoalannya adalah obatnya yang tak ada,” kata Edy.

Calon petahana ini juga menjelaskan bagaimana kondisi rumah sakit yang selain obat-obatan juga mengalami kendala dari sisi tenaga medis.

“Dokternya, dokternya juga enggak ada. Jangankan secara kualitas, secara kuantitas saja belum memenuhi. Loh kok tahu saya, ya orang sudah 5 tahun saya menangani persoalan itu,” pungkasnya.