Pilkada Sumut

Edy Rahmayadi Tanggapi Hasil Quick Count yang Memenangkan Bobby Nasution

×

Edy Rahmayadi Tanggapi Hasil Quick Count yang Memenangkan Bobby Nasution

Sebarkan artikel ini
Quick Count
Edy Rahmayadi saat diwawancarai awak media, usai pengundian nomor urut paslon gubernur-wakil gubernur Sumut di Grand Mercure Hotel Medan, Jalan Sutomo, Kota Medan, Senin (23/9) malam. Foto: Topikseru.com

Ringkasan Berita

  • Berdasarkan data Indikator Politik, pasangan calon Gubernur Sumut nomor urut 1, Bobby Nasution-Surya unggul sementara…
  • Data terbaru Indikator Politik pada pukul 18.00 WIB, pasangan Bobby Nasution-Surya memperoleh 62,79 % suara dan Edy R…
  • Calon petahana ini meyakini kembali dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Sumatera Utara 5 tahun ke depan.

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nomor urut 2, Edy Rahmayadi menanggapi hasil hitung cepat atau quick count Pilkada Sumut 2024 yang dilakukan Indikator Politik yang mengunggulkan pasangan calon Bobby Nasution-Surya.

Berdasarkan data Indikator Politik, pasangan calon Gubernur Sumut nomor urut 1, Bobby Nasution-Surya unggul sementara dari pasangan calon nomor urut 2, Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.

Data terbaru Indikator Politik pada pukul 18.00 WIB, pasangan Bobby Nasution-Surya memperoleh 62,79 % suara dan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala memperoleh 37,21% suara.

Edy Rahmayadi mengatakan berdasarkan data yang dikumpulkan tim pemenangannya bahwa memang benar Bobby Nasution unggul sementara berdasarkan hasil quick count.

Namun, lanjut Edy Rahmayadi, data tersebut baru 30 % dari suara yang masuk.

“Kalau yang kita lihat quick count di TV tadi (persentasenya) 65 % dan 34 % atau 35 % posisinya kita kroscek kemarin, baru 30 % terdata,” kata Edy Rahmayadi, Rabu (27/11).

Baca Juga  Gubernur Bobby Nasution Janji Perbaiki Sekolah di Kabupaten Nias

Oleh sebab itu, dia meminta semua pihak bersabar dan menunggu hasil resmi dari penghitungan KPU atau real count.

“Walaupun baru 30 % kita, ikuti nanti sampai menjadi kepastian, inilah demokrasi rakyat, memilih suara rakyat dan dia adalah memberikan amanah, kepada siapa yang dikehendaki rakyat saya salah satu kontestasi akan ikuti ini,” ujar Edy.

Sebelumnya, Edy bersama istri, Nawal Lubis, menggunakan hak pilihnya di TPS 044 Kelurahan Pangkalan Mansyur Medan.

Calon petahana ini meyakini kembali dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Sumatera Utara 5 tahun ke depan.

“Satu persen pun yang penting menang. Saya yakin akan menjadi gubernur Sumut periode 2025-2030,” ujar Edy.

Mantan Pangkostrad ini terlebih dahulu meminta restu kepada ibundanya sebelum berangkat ke TPS untuk menggunakan hak pilih.

Meskipun hujan mengguyur Medan, dia yang mengenakan pakaian serba hitam menggunakan hak suaranya di TPS yang tidak jauh dari kediamannya.

“Hasan posisinya di Jakarta, karena dia masih pegang KTP Jakarta, diurus di sini, katanya tidak sempat, sehingga dia harus kembali ke Jakarta, karena hak pilihnya di sana,” kata Edy.