Opini

Indonesia Vs Jepang, Masih Percaya Proses?

×

Indonesia Vs Jepang, Masih Percaya Proses?

Sebarkan artikel ini
Indonesia VS Jepang
Potret pertemuan Timnas Indonesia vs Timnas Jepang dalam laga fase grup AFC Asian Cup 2024. (Dok. PSSI)

Ringkasan Berita

  • Oleh: Ismail J Pertandingan timnas Indonesia melawan Jepang pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, men…
  • Akhir-akhir ini para penggemar sepak bola tanah air dibuat takjub oleh aksi dari Rizky Ridho dan kawan-kawan saat mem…
  • Kemudian timbul pertanyaan siapa lagi pemain yang akan di naturalisasi untuk mengangkat performa timnas Indonesia.

Kemudian timbul pertanyaan siapa lagi pemain yang akan di naturalisasi untuk mengangkat performa timnas Indonesia.

Oleh: Ismail J

Pertandingan timnas Indonesia melawan Jepang pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, menjadi laga yang sangat dinantikan oleh penggemar sepak bola Indonesia.

Akhir-akhir ini para penggemar sepak bola tanah air dibuat takjub oleh aksi dari Rizky Ridho dan kawan-kawan saat membela timnas Indonesia, seolah-olah tidak percaya kalau yang sedang bertanding adalah timnas Indonesia.

Sehingga para penggemar sangat menantikan para pemain timnas Indonesia dan racikan taktik dari pelatih Shin Tae-yong, akan memberikan dampak positif dalam pertandingan melawan Jepang.

Terlebih, pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Sehingga animo para penggemar sepak bola tanah air tidak bisa terbendung.

Namun, melihat hasil akhir pertandingan, Indonesia harus mengakui kekalahan dariJepang. Ternyata apa yang diharapkan para penggemar tidak sejalan dengan hasil akhir pertandingan.

Memang benar bahwa dalam sebuah pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Tetapi, kali ini sepertinya ekspektasi para penggemar sepakbola tanah air yang begitu berlebihan.

Dampak dari kekalahan tersebut banyak para penggemar sepak bola meluapkan amarahnya di media sosial.

Misalnya, unggahan dari akun @garagarabola_ menyampaikan kekecewaan setelah timnas Indonesia kalah.

Baca Juga  STY Tulis Doa Khusus untuk Timnas Indonesia

“Kekalahan malam ini benar-benar menjadi pembelajaran luar biasa. Semua sudah berjuang sekuat tenaga, pemain-pemain terbaik sudah disiapkan, fasilitas paling top juga sudah tersedia. Salahnya dimana? Lalu, apa yang masih perlu dibenahi dan dievaluasi untuk Tim Nasional ke depan?”

Sepertinya unggahan ini mengisyaratkan kekecewaan pada proses yang telah dilalui oleh asosiasi dan Timnas Indonesia.

Lantas apa kita sebagai penggemar sepak bola tanah air masih harus menunggu dengan sabar proses tersebut?.

Akhirnya dari itu semua Asosiasi lah yang paling bertanggung jawab sehingga wajar jika Asosiasi menuai kritik mulai dari efektifitas pemain diaspora, sampai mengenai kompetisi Liga1.

Kemudian timbul pertanyaan siapa lagi pemain yang akan di naturalisasi untuk mengangkat performa Timnas Indonesia.

Sebenarnya, sedari awal ekspektasi kita sebagai penggemar sepak bola tanah air terlalu tinggi. Mari kita sadari bersama bahwa kita tidak bisa begitu berharap kepada pemain keturunan Belanda akan membawa performa timnas Indonesia seperti timnas Belanda. Berharap juga butuh rasionalitas.

Karena menaturalisasi begitu banyak pemain untuk bermain di timnas itu memberikan efek kepada pemain yang bermain di liga 1, sehingga para pemain tidak lagi berambisi untuk bisa membela timnas.

Asosiasi sudah sangat pragmatis dalam menyeleksi pemain yang akan membela timnas.

Lebih baik kita mendorong asosiasi untuk lebih fokus membenahi kompetisi Liga 1 agar pemain lebih kompetitif, konsisten dan terstruktur, sehingga ke depan untuk menyeleksi pemain yang akan membela timnas Indonesia, akan terasa lebih objektif.

Penulis: Ismail J
Penggemar sepak bola