Ringkasan Berita
- Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Honda Motor Company untuk mendukung transisi energi bersih dan target Net Ze…
- EM1 e atay Electric Moped 1 Electric didesain untuk mobilitas harian jarak pendek dengan kecepatan maksimal 45 km/jam.
- Raksasa otomotif asal Jepang ini memperkenalkan model motor listrik Honda yang diklaim lebih ramah lingkungan, terjan…
Topikseru.com – Honda, kian agresif menancapkan taring di segmen motor listrik Tanah Air. Raksasa otomotif asal Jepang ini memperkenalkan model motor listrik Honda yang diklaim lebih ramah lingkungan, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat urban.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Honda Motor Company untuk mendukung transisi energi bersih dan target Net Zero Emission di Indonesia.

1. EM1 e: Motor Listrik Harian
Salah satu bintang Honda tahun ini adalah EM1 e:, yang debut perdananya langsung mencuri perhatian pecinta motor listrik. EM1 e atay Electric Moped 1 Electric didesain untuk mobilitas harian jarak pendek dengan kecepatan maksimal 45 km/jam.
Motor ini menggunakan baterai Honda Mobile Power Pack yang bisa dicabut dan ditukar di stasiun swap battery.
Desainnya ringkas, cocok untuk pelajar, pekerja kantoran, hingga pengguna jarak dekat di kawasan perkotaan.
2. Honda U-Go
Selain EM1 e:, Honda U-Go juga dipastikan hadir di Indonesia tahun ini. Motor listrik ini lebih bertenaga dengan opsi jarak tempuh mencapai 65 km sekali pengisian penuh.
Dengan tampilan minimalis dan bobot ringan, U-Go membidik segmen anak muda yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
3. Honda U-Be
Honda juga membawa U-Be, motor listrik ultra kompak yang cocok untuk penggunaan di kawasan perumahan, perkantoran, dan jarak super pendek.
Motor mungil ini praktis, mudah dikendarai siapa saja, dan diklaim hemat daya karena hanya membutuhkan listrik rumah tangga untuk pengisian ulang.
4. PCX Electric
Honda tak ketinggalan memasarkan PCX Electric, motor listrik bongsor dengan desain elegan dan teknologi lebih canggih. PCX Electric menyasar pengguna premium yang menginginkan performa mumpuni tanpa polusi.
Meski dipasarkan terbatas, PCX Electric menjadi simbol keseriusan Honda dalam mendukung ekosistem motor listrik di Indonesia.
5. Honda EM1 e: Plus
EM1 e: PLUS dilengkapi dengan rear carrier untuk memudahkan konsumen membawa barang tambahan, tanpa mengurangi kenyamanan saat boncengan, model ini juga dibalut dengan warna spesial yaitu Excellent Matte Silver.
6. Honda Icon e:
Motor ini dirancang untuk mobilitas perkotaan dengan desain yang compact dan lincah. ICON e: memiliki beberapa keunggulan, termasuk pengisian daya yang mudah di rumah, jarak tempuh hingga 53 km, dan beberapa fitur modern seperti USB charger dan smart key system.
7. CUV e: Standard
Ditenagai motor listrik dengan tenaga maksimal 6 KW, yang bisa membawanya melaju hingga kecepatan 83 km/ jam dengan jarak tempuh maksimal 80,7 km. Sumber tenaganya berasal dari dua baterai Honda Mobile Power Pack e: yang dapat di-swap (ditukar) atau di-charge sendiri dengan off-board charger. Pengisian baterai dari kosong hingga penuh memakan waktu enam jam, dan 2,7 jam (160 menit) untuk pengisian dari 25% ke 75%.
8. CUV e: RoadSync Duo
Honda RoadSync Duo pada motor listrik Honda terbaru ini memberi kebebasan bagi pengendara untuk mengakses berbagai fungsi dengan mudah melalui tombol yang ada di stang motor, tanpa perlu menggenggam ponsel. Fitur navigasinya menampilkan panduan arah langsung di layar panel TFT, membantu pengendara mencapai tujuan dengan lebih efisien dan terarah.
Selain itu, pemutaran musik dapat dikontrol tanpa harus menyentuh ponsel, dan pengendara dapat menerima panggilan telepon penting dengan aman. Hal ini memungkinkan pengendara untuk tetap fokus di jalan, sekaligus menikmati perjalanan.
Kecanggihan Honda RoadSync Duo ini melengkapi teknologi Honda CUV e: yang juga dilengkapi dengan sistem baterai canggih yang dirancang untuk kenyamanan dan efisiensi. Pengisian daya dengan metode penukaran baterai memberi keleluasan pengendara untuk mengganti baterai dengan cepat, sementara off-board charger memudahkan pengisian daya saat beraktivitas sehari-hari.
Astra Honda Motor (AHM) menargetkan penjualan motor listrik Honda mencapai puluhan ribu unit pada tahun pertama, seiring pembangunan infrastruktur swapping battery dan bengkel khusus motor listrik di berbagai kota besar.
Meski begitu, tantangan motor listrik di Indonesia masih berkutat pada infrastruktur pengisian baterai, harga baterai cadangan, dan edukasi konsumen. Namun Honda optimis, dengan strategi kolaborasi bersama pemerintah dan swasta, ekosistem ini akan tumbuh cepat.
Keberadaan jenis motor listrik Honda 2025 di Indonesia sekaligus menegaskan dominasi Honda yang selama ini memimpin pasar motor konvensional. Honda tak mau tertinggal dalam gelombang revolusi kendaraan listrik roda dua yang semakin digandrungi masyarakat perkotaan.













