Ringkasan Berita
- Mengusung jargon “Emotional Versatile Cruiser”, Suzuki e Vitara memadukan garis desain kokoh ala SUV dengan sentu…
- Dimensi bodinya menegaskan karakter SUV urban: panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.635 mm, dengan sumbu roda 2…
- Untuk penggemar perjalanan jauh, varian baterai 61 kWh menjanjikan jarak tempuh hingga 500 km hanya dengan sekali pen…
Topikseru.com – Suzuki akhirnya memamerkan mobil listrik pertamanya yang siap diproduksi massal, Suzuki e Vitara, yang digadang-gadang menjadi kuda hitam di pasar SUV listrik global.
Mengusung jargon “Emotional Versatile Cruiser”, Suzuki e Vitara memadukan garis desain kokoh ala SUV dengan sentuhan modern futuristik.
Dimensi bodinya menegaskan karakter SUV urban: panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.635 mm, dengan sumbu roda 2.700 mm.
Sementara ground clearance setinggi 180 mm memastikan mobil ini tetap percaya diri menaklukkan medan semi-offroad.
- Pilihan Baterai, Tenaga, dan Jarak Tempuh
- Suzuki e Vitara hadir dengan dua varian baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP).
- Baterai 49 kWh menghasilkan 144 dk dengan torsi 189 Nm, sistem penggerak roda depan (2WD).
- Baterai 61 kWh lebih bertenaga, dengan output 174 dk, torsi sama 189 Nm, serta opsi penggerak roda depan (2WD) atau AllGrip-e AWD.
Untuk penggemar perjalanan jauh, varian baterai 61 kWh menjanjikan jarak tempuh hingga 500 km hanya dengan sekali pengisian daya – angka yang cukup bersaing di segmen SUV listrik kompak.
AllGrip-e: DNA 4WD Suzuki dalam Versi Listrik
Salah satu fitur yang membuat e Vitara menarik adalah hadirnya sistem penggerak semua roda elektrik AllGrip-e. Teknologi ini memakai dua eAxle independen di depan dan belakang.
Ditambah Trail Mode, distribusi torsi bisa diatur cerdas untuk menjaga stabilitas di medan licin atau berbatu. Karakter SUV Suzuki yang terkenal ‘bandel’ di jalur sulit tetap terasa meski sudah beralih ke tenaga listrik.
Suzuki e Vitara Diproduksi di India
Produksi massal Suzuki e Vitara akan dilakukan di Suzuki Motor Gujarat, India, yang terkenal sebagai basis ekspor Suzuki. Sekitar 50% unit akan diekspor ke pasar Eropa dan Jepang pada musim panas 2025, sementara pasar India akan menikmati peluncuran perdana lebih awal pada musim semi.
Dengan lahirnya Suzuki e Vitara, perusahaan menegaskan ambisinya bermain di jalur mobil listrik SUV. Model ini diharapkan dapat bersaing dengan rival sekelas Hyundai Kona Electric, Kia EV5, hingga Toyota bZ4X.
Suzuki optimistis e Vitara dapat merebut pasar pecinta SUV yang kini mulai beralih ke kendaraan listrik demi mendukung tren Net Zero Emission.







