Ringkasan Berita
- Motor sport 160 cc ini bukan sekadar tunggangan, tapi simbol gagahnya anak muda jalanan kala itu.
- Kini, meski produksinya resmi dihentikan pada 2018, ternyata MegaPro masih punya “napas baru” di luar negeri.
- Generasi terakhir yang lahir pada 2014 dengan mesin injeksi pun tak bertahan lama, hingga akhirnya MegaPro distop pro…
Topikseru.com – Buat anak motor era 2000-an, nama Honda MegaPro nyaris tak tergantikan. Motor sport 160 cc ini bukan sekadar tunggangan, tapi simbol gagahnya anak muda jalanan kala itu.
Kini, meski produksinya resmi dihentikan pada 2018, ternyata MegaPro masih punya “napas baru” di luar negeri. Namanya: Honda CB160F.
MegaPro pertama kali meluncur pada 1998, dan sejak itu langsung melejit. Astra Honda Motor (AHM) bahkan melanjutkannya hingga lima generasi.
Namun, sejak 2010, pamornya perlahan meredup, digeser tren motor matic yang makin mendominasi. Generasi terakhir yang lahir pada 2014 dengan mesin injeksi pun tak bertahan lama, hingga akhirnya MegaPro distop produksi pada 2018.
Namun, di Meksiko, Honda diam-diam menghadirkan MegaPro dalam wujud baru, yakni Honda CB160F.
Secara siluet, motor ini masih sangat MegaPro, mulai dari desain headlamp, tangki besar berkapasitas 12 liter, hingga bodi belakang yang kekar. Bahkan, peredam kejut belakang masih setia dengan monosok khas MegaPro generasi akhir.
Fitur-fiturnya kini lebih modern. Panel instrumen sudah full digital, desain pelek lebih kekinian, dan lampu belakang berbentuk X yang futuristis.
Meski begitu, ada detail klasik yang tetap dipertahankan: lampu sein mirip MegaPro lawas dan rem belakang yang masih tromol.
Di sektor dapur pacu, CB160F membawa mesin sedikit lebih besar, 162,7 cc SOHC 2 klep berpendingin udara. Tenaganya mencapai 15,66 dk di 8.500 rpm dengan torsi 14,76 Nm pada 6.500 rpm.
Harga? Di Meksiko, CB160F dilepas 51.990 Peso atau setara Rp45,2 juta. Angka ini cukup tinggi jika dibandingkan pasar Indonesia, karena dengan dana segitu, konsumen Tanah Air sudah bisa membawa pulang CB150R atau CB150X yang mesinnya lebih canggih.
Bagi pecinta MegaPro di Indonesia, mungkin kehadiran CB160F ini bikin sedikit rindu. Sebab, meski baju baru, DNA MegaPro masih begitu kental melekat.







