Otomotif

Mau Beli Mobil Listrik Bekas? Ini Tips yang Perlu Diperhatikan, Penting!

×

Mau Beli Mobil Listrik Bekas? Ini Tips yang Perlu Diperhatikan, Penting!

Sebarkan artikel ini
Mobil Listrik
Ilustrasi - Honda e:N1 , mobil listrik jebolan Honda. Foto: IMAGE DYNAMICS

Ringkasan Berita

  • Namun, menurut Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, membeli mobil listrik bekas tidak bisa dilakukan sembarangan.
  • Ada sejumlah hal penting yang harus diperhatikan calon pembeli agar tidak merugi.
  • Jarak Tempuh dan Kondisi Komponen Selain baterai, odometer juga penting untuk diperhatikan.

Topikseru.com – Tren mobil listrik di Indonesia kian berkembang, tak hanya pada kendaraan baru, tetapi juga di pasar mobil listrik bekas. Namun, menurut Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, membeli mobil listrik bekas tidak bisa dilakukan sembarangan.

Ada sejumlah hal penting yang harus diperhatikan calon pembeli agar tidak merugi.

“Perhatikan umur kendaraan. Semakin muda kendaraan tersebut, maka harga jualnya semakin tinggi. Mobil yang lebih baru biasanya memiliki performa lebih baik dan teknologi yang mutakhir,” kata Agung, Sabtu (13/9).

Baterai Jadi Komponen Utama

Agung menegaskan bahwa baterai mobil listrik adalah faktor krusial. Konsumen harus memastikan kondisi terkini, kapasitas, hingga garansi baterai.

“Kapasitas baterai yang lebih besar biasanya punya harga lebih tinggi, sekaligus jarak tempuh yang lebih jauh,” jelasnya.

Jarak Tempuh dan Kondisi Komponen

Selain baterai, odometer juga penting untuk diperhatikan. Mobil dengan jarak tempuh tinggi cenderung lebih murah karena komponen sudah banyak mengalami keausan.

Sebaliknya, mobil dengan jarak tempuh rendah biasanya lebih terawat, meski harganya lebih tinggi.

“Semakin kecil odometer yang tercatat, berarti mobil tersebut jarang digunakan, sehingga komponennya masih dalam kondisi baik,” ujar Agung.

Dokumen dan Riwayat Servis

Konsumen juga wajib memeriksa dokumen asli seperti STNK, BPKB, dan faktur pembelian. Selain itu, bukti garansi tertulis baterai perlu diminta, sebab baterai merupakan komponen paling mahal dalam mobil listrik.

“Garansi baterai biasanya lebih lama dibanding garansi mobil,” tambahnya.

Hal lain yang tak kalah penting adalah riwayat servis. Catatan perawatan yang lengkap menunjukkan bahwa sistem baterai dan kelistrikan tegangan tinggi dirawat oleh teknisi berpengalaman dengan peralatan khusus.

Dengan memperhatikan umur kendaraan, kondisi baterai, jarak tempuh, dokumen resmi, garansi, dan buku servis, konsumen bisa lebih aman dalam membeli mobil listrik bekas.

Langkah ini juga mencegah biaya tambahan akibat kerusakan komponen di kemudian hari.