Otomotif

Pakar Ingatkan Pemilik Mobil Listrik Tak Sembarangan Lepas Aki Saat Mudik

×

Pakar Ingatkan Pemilik Mobil Listrik Tak Sembarangan Lepas Aki Saat Mudik

Sebarkan artikel ini
mobil listrik mudik
Ilustrasi - Honda e:N1 , mobil listrik jebolan Honda. Foto: IMAGE DYNAMICS

Ringkasan Berita

  • Menurut Yannes, perlakuan terhadap mobil modern berbeda dibanding kendaraan model lama, terutama pada sistem kelistri…
  • "Untuk mobil lama, melepas terminal aki bisa menjadi opsi guna mencegah aki soak atau korsleting.
  • Sistem Elektronik Mobil Modern Bisa Terganggu Yannes menjelaskan, melepas aki pada mobil dengan teknologi elektronik …

Topikseru.com, Jakarta – Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan pemilik kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan mobil keluaran terbaru agar tidak sembarangan melepas aki saat kendaraan ditinggal mudik dalam waktu lama.

Menurut Yannes, perlakuan terhadap mobil modern berbeda dibanding kendaraan model lama, terutama pada sistem kelistrikan dan elektronik yang semakin kompleks.

“Untuk mobil lama, melepas terminal aki bisa menjadi opsi guna mencegah aki soak atau korsleting. Tapi pada mobil modern, tindakan itu bisa me-reset berbagai sistem,” kata Yannes saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Sistem Elektronik Mobil Modern Bisa Terganggu

Yannes menjelaskan, melepas aki pada mobil dengan teknologi elektronik canggih dapat mengganggu pengaturan memori kendaraan. Dampaknya bisa merembet ke sistem hiburan, pengaturan kursi otomatis, hingga konfigurasi komputer utama kendaraan.

Kondisi tersebut justru berpotensi menyulitkan pemilik saat kendaraan kembali digunakan setelah libur panjang.

Pada mobil-mobil terbaru, sistem kontrol elektronik tetap aktif meski kendaraan tidak digunakan. Karena itu, mencabut terminal aki tanpa prosedur yang tepat bisa memicu error sistem.

Baterai 12 Volt Penting pada Mobil Listrik

Khusus kendaraan listrik, Yannes menegaskan baterai utama tidak boleh dilepas. Meski menggunakan baterai traksi berkapasitas besar, EV tetap mengandalkan baterai 12 volt untuk mengaktifkan sistem dasar.

Baca Juga  BYD Sealion 7 Digadang Jadi Penantang Tesla, Intip Spesifikasi dan Harganya

Baterai 12 volt berfungsi untuk menyalakan komputer kendaraan, sistem penguncian pintu, hingga layar kontrol.

Jika baterai pendukung tersebut bermasalah, kendaraan bisa gagal beroperasi meskipun baterai utama dalam kondisi baik.

“Pemilik perlu memahami bahwa EV tetap memiliki sistem kelistrikan konvensional yang krusial,” ujarnya.

Tips Aman Tinggalkan Mobil Saat Mudik

Selain aspek kelistrikan, Yannes juga mengingatkan pentingnya keamanan saat kendaraan ditinggalkan dalam waktu lama.

Beberapa langkah yang disarankan antara lain:

  • Memilih lokasi parkir yang kering dan tidak rawan banjir
  • Mengaktifkan sistem penguncian bawaan kendaraan
  • Menambahkan perangkat pengaman seperti kunci setir
  • Tidak menarik rem tangan terlalu keras pada mobil konvensional untuk menghindari rem lengket
  • Menggunakan pengganjal roda jika parkir di permukaan datar

Menurutnya, setiap jenis kendaraan memiliki karakteristik berbeda sehingga perlakuannya pun tidak bisa disamaratakan.

“Pemilik perlu memahami teknologi yang digunakan agar tidak salah langkah saat meninggalkan kendaraan dalam waktu lama,” kata Yannes.

Tren Kendaraan Listrik dan Mobil Modern

Imbauan ini relevan seiring meningkatnya penggunaan mobil listrik dan mobil modern dengan fitur elektronik canggih di Indonesia.

Kesalahan penanganan sederhana seperti melepas aki tanpa pertimbangan teknis bisa berdampak pada performa kendaraan, bahkan menimbulkan biaya tambahan untuk reset sistem di bengkel resmi.