Ringkasan Berita
- Fraksi Gerindra, kata dia, tidak memiliki kewenangan dalam hal tersebut.
- Rahayu Saraswati Minta Maaf Sebelumnya, Rahayu Saraswati yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI mengumum…
- Bambang menegaskan, urusan pengisian kabinet merupakan hak prerogatif presiden.
Topikseru.com – Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Bambang Hariyadi, menepis isu yang menyebut kepergian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dari parlemen terkait penunjukan dirinya sebagai menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto.
Bambang menegaskan, urusan pengisian kabinet merupakan hak prerogatif presiden. Fraksi Gerindra, kata dia, tidak memiliki kewenangan dalam hal tersebut.
“Sebuah isu kalau tidak tahu narasumbernya itu namanya gosip. Kalau di Islam, gibah. Jadi tidak perlu kita bahas,” ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (11/9).
Hormati Keputusan Mundur
Bambang menyebut dirinya tidak mengetahui alasan pribadi di balik keputusan Saraswati mundur sebagai anggota DPR RI. Meski begitu, ia menghormati langkah keponakan Prabowo tersebut.
“Keputusan itu pasti sudah melalui pertimbangan matang, baik dari dirinya maupun keluarganya,” kata Bambang.
Fraksi Gerindra, lanjutnya, akan segera berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra terkait mekanisme pengunduran diri Saraswati.
Menurut Bambang, penempatan maupun status kader partai politik sepenuhnya merupakan kewenangan partai. “Dalam UU Partai Politik maupun UU Pemilu, peserta pemilu adalah partai politik,” jelasnya.
Rahayu Saraswati Minta Maaf
Sebelumnya, Rahayu Saraswati yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI mengumumkan pengunduran dirinya melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @rahayusaraswati, Rabu (10/9).
Ia menyatakan mundur setelah menyadari ada pernyataannya beberapa waktu lalu yang dinilai menyakiti banyak pihak.
“Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai Anggota DPR RI kepada Fraksi Partai Gerindra,” ucap Saraswati dalam video tersebut.
Rahayu juga menyampaikan permohonan maaf atas ucapan dan sikapnya yang dianggap keliru.
Sorotan Publik dan Media Sosial
Langkah mundur Rahayu Saraswati, yang juga keponakan Presiden Prabowo, mendapat perhatian luas publik dan memicu spekulasi di media sosial.
Tak sedikit netizen yang menduga pengunduran diri itu berkaitan dengan rencana reshuffle kabinet.
Namun hingga kini, baik Gerindra maupun Istana belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan penunjukan Rahayu sebagai menteri.







