Ringkasan Berita
- Dalam keterangan resminya, Bobby mengaku sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan laju inflasi Sumut, terutama…
- Kami sudah kerja sama dengan beberapa daerah untuk beberapa komoditi, termasuk cabai merah," kata Bobby Nasution di M…
- Inflasi Sumut Tembus 5,32 Persen, Tertinggi Nasional Berdasarkan data Kemendagri, tingkat inflasi di Sumatera Utara m…
Topikseru.com – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution akhirnya buka suara soal teguran keras dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lantaran inflasi Sumut tercatat tertinggi se-Indonesia.
Dalam keterangan resminya, Bobby mengaku sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan laju inflasi Sumut, terutama dari sektor pangan yang tergolong volatile food atau mudah bergejolak.
“(Inflasi) iya kami turunkan, kami upaya turunkan. Kita dekati sama beberapa daerah. Itu kan volatile food ya, pertama dari volatile food. Kami sudah kerja sama dengan beberapa daerah untuk beberapa komoditi, termasuk cabai merah,” kata Bobby Nasution di Medan, Selasa (7/10/2025).
Inflasi Sumut Tembus 5,32 Persen, Tertinggi Nasional
Berdasarkan data Kemendagri, tingkat inflasi di Sumatera Utara mencapai 5,32 persen, menjadikannya provinsi dengan inflasi tertinggi di Indonesia pada Oktober 2025.
Kondisi ini membuat Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir memberikan teguran langsung kepada para kepala daerah dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah pada Senin (6/10).
“Inflasi 5,32% dalam suatu provinsi itu sudah terasa perubahan harganya bagi masyarakat. Kami mohon menjadi perhatian para gubernur, khususnya 10 provinsi tertinggi,” ujar Tomsi.
Strategi Bobby Nasution: Gerakan Pangan Murah dan Kerja Sama Daerah
Menanggapi situasi tersebut, Bobby menyebut pemerintah provinsi telah menggencarkan Gerakan Pangan Murah sebagai langkah cepat menekan kenaikan harga bahan pokok.
Selain itu, Pemprov Sumut juga menjalin kerja sama lintas daerah untuk menjaga stabilitas pasokan komoditas strategis, terutama cabai merah, yang sering menjadi penyumbang utama inflasi di wilayah tersebut.
“Semoga langkah-langkah ini dapat menjaga inflasi tetap terkendali, memastikan harga kebutuhan pokok terjangkau, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan di Sumut,” tulis Bobby dalam unggahan di akun Instagram pribadinya.
Kemendagri Soroti Daerah Inflasi Tinggi
Selain Sumatera Utara, Kemendagri juga menyoroti sembilan provinsi lain dengan tingkat inflasi di atas rata-rata nasional.
Pemerintah pusat menilai koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait perlu diperkuat, terutama dalam pengendalian harga pangan musiman.
Rapat koordinasi yang dipimpin Tomsi Tohir tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan Badan Pangan Nasional untuk menjaga kestabilan harga.
Inflasi Jadi Ujian Politik Bobby
Teguran Kemendagri datang di tengah sorotan publik terhadap kinerja Bobby Nasution sebagai kepala daerah muda yang juga menantu Presiden Joko Widodo.
Kinerja pengendalian inflasi kini menjadi tolok ukur penting bagi kredibilitas politik dan administrasi pemerintah provinsi.
Apalagi, kenaikan harga pangan di Medan dan sekitarnya, seperti cabai merah dan bawang merah, telah menjadi keluhan utama masyarakat dalam dua bulan terakhir.
Bobby pun menegaskan, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam.
“Kami terus koordinasi dengan pusat, BI, dan daerah penghasil komoditas utama. Fokusnya menjaga pasokan tetap lancar,” ujarnya.













