Ringkasan Berita
- Dia mengatakan, putusan MK mengabulkan gugatan tersebut akan merubah peta politik di Indonesia menjelang perhelatan P…
- Meski Dahlan mengakui, perubahan peta politik itu wajar saja terjadi.
- “Dari perspektif politik sebenarnya itu biasa saja dan menjadi hal yang menarik,” ucapnya.
TOPIKSERU.COM, MEDAN – Akademisi dari FISIP USU, Dahlan Ritonga mengatakan putusan Mahkamah Konstitusi terkait ambang batas pencalonan kepala daerah akan menyebabkan pertarungan politik lebih dinamis.
“Menariknya, wajah politik kita semakin dinamis, dan sebagaimana prinsip demokrasi yang menginginkan adanya kompetisi, dengan munculnya keputusan MK, kompetisi semakin terbuka, masyarakat memiliki banyak pilihan alternatif pemimpin untuk dipilih,” kata Dahlan kepada topikseru.com melalui sambungan telepon, Rabu (21/8).
Dia mengatakan, putusan MK mengabulkan gugatan tersebut akan merubah peta politik di Indonesia menjelang perhelatan Pilkada, baik di level provinsi maupun di level kabupaten dan kota. Meski Dahlan mengakui, perubahan peta politik itu wajar saja terjadi.
“Dari perspektif politik sebenarnya itu biasa saja dan menjadi hal yang menarik,” ucapnya.
Kendati, meski juga mengakui akan terjadi kegaduhan politik pasca putusan itu. Menurut dia, kegaduhan itu hanya terjadi di level elit partai politik saja.
“Masyarakat tataran bawah itu tidak akan terlalu memikirkan hal itu,” tukasnya. (Topikseru.com)
Editor: Muchlis













