Politik

Target PAD Menurun, Legislator Minta Pemkot Medan Perhatikan Kondisi Ekonomi Masyarakat

×

Target PAD Menurun, Legislator Minta Pemkot Medan Perhatikan Kondisi Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Ringkasan Berita

  • "Harus realistis untuk memperoleh penerimaan pendapatan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini di Kota Medan, pen…
  • Struktur perubahan APBD Medan TA 2024 itu, yakni pendapatan daerah sebesar Rp 7,1 triliun lebih dan belanja daerah Rp…
  • Kemudian, pembiayaan netto Rp 68 miliar lebih.

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan dan DPRD Kota Medan telah menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2024, Selasa, (3/9).

Struktur perubahan APBD Medan TA 2024 itu, yakni pendapatan daerah sebesar Rp 7,1 triliun lebih dan belanja daerah Rp 7,2 triliun lebih. Kemudian, pembiayaan netto Rp 68 miliar lebih.

Dari postur APBD setelah perubahan itu, terdapat penurunan dari sisi pendapatan.

Sebelumnya, Pemkot Medan memproyeksi pendapatan daerah tahun 2024 mencapai Rp 7,5 triliun lebih.

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Medan dari fraksi Partai Demokrat, Doddy Robert Simangunsong mengatakan jika penurunan proyeksi anggaran pendapatan dan belanja dari APBD murni imbas situasi global dan nasional.

Baca Juga  Pemkot Medan Targetkan Stadion Teladan Selesai Desember: Progres 67 Persen

Meskipun target pendapatan daerah diturunkan, Doddy meminta Pemko Medan untuk realistis dalam memperoleh penerimaan daerah. Pemko Medan, harus menyesuaikannya dengan kondisi masyarakat.

“Harus realistis untuk memperoleh penerimaan pendapatan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini di Kota Medan, pengangguran terbuka, minimnya lapangan kerja dan lesunya perekonomian harus menjadi perhatian serius,” kata Doddy.

Dalam perubahan APBD ini, Doddy berharap agar Pemkot Medan tidak mengeluarkan kebijakan yang membebankan masyarakat. Terutama beban pajak dan retribusi.

“Kami berharap di tengah kondisi ini, Pemko Medan harus benar-benar bisa merasakan beban masyarakat dengan membuat kebijakan yang pro kepada masyarakat,” ujar Doddy.

Selain itu, Doddy juga menyoroti sisi belanja Pemkot Medan. Dia meminta agar Pemkot fokus pada belanja program.

“Terutama belanja yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat serta belanja untuk publik yang harus segera. Terutama belanja yang bisa memberikan efek dalam pertumbuhan ekonomi Kota Medan,” pungkasnya.

Editor: Muchlis