Politik

Pj Bupati Tapteng Beber Alasan Menonaktifkan Kadis PMD: Fasilitasi Pertemuan Paslon dengan Kades

×

Pj Bupati Tapteng Beber Alasan Menonaktifkan Kadis PMD: Fasilitasi Pertemuan Paslon dengan Kades

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Tapteng, Sugeng Riyanta
Penjabat (Pj) Bupati Tapteng Sugeng Riyanta. Foto: Dok. Pemkab Tapteng

Ringkasan Berita

  • Penjabat Bupati Tapanuli Tengah Sugeng Riyanta membenarkan bahwa telah menonaktifkan Haluga Sitinjak dari jabatan Kep…
  • Kemudian, lanjutnya, pada tanggal 2 Oktober 2024 malam di Pandan, oknum kepala dinas tersebut bertemu dengan 6 kepala…
  • Dalam laporan tersebut, lanjutnya, ada sebanyak 12 oknum kepala desa di Kabupaten Tapanuli Tengah bertemu dengan sala…

TOPIKSERU.COM, TAPTENG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Haluga Sitinjak dinonaktifkan dari jabatannya atas dugaan melanggar netralitas aparatur sipil negara (ASN).

Penjabat Bupati Tapanuli Tengah Sugeng Riyanta membenarkan bahwa telah menonaktifkan Haluga Sitinjak dari jabatan Kepala Dinas PMD atas laporan pelanggaran netralitas.

“Komando dan kendali terhadap pergerakan kepala desa akan saya ambil alih,” kata Pj Bupati Sugeng kepada topikseru.com, saat dikonfirmasi, Sabtu (5/10).

Sugeng mengatakan akan segera menunjuk pelaksana harian Kadis PMD Tapteng setelah Haluga nonaktif.

Selain dugaan pelanggaran netralitas ASN, penonaktifan Kadis PMD Haluga Sitinjak karena kurang sehat dan harus mendapat perawatan khusus di luar kota.

Baca Juga  Tim Hukum PDI Perjuangan Sumut akan Laporkan Balik Camelia

“Siapa pejabatnya? tunggu saja hari Senin,” ujar Sugeng.

Dugaan Mobilisasi Dukungan Kades

Sugeng Riyanta menyebut dugaan pelanggaran netralitas ASN oleh Haluga Sitinjak tersebut berdasarkan laporan yang dia terima.

Dalam laporan tersebut, lanjutnya, ada sebanyak 12 oknum kepala desa di Kabupaten Tapanuli Tengah bertemu dengan salah satu pasangan calon.

“Kami menerima laporan adanya pertemuan antara 12 kepala desa dengan salah satu paslon bupati dan wakil bupati dengan tujuan memobilisasi dukungan,” kata Pj Bupati Tapteng Sugeng.

Sugeng menyebut bahwa dalam laporan yang dia terima pada 24 September 2024 itu, salah satu pasangan calon di Pilkada Tapteng 2024 mengundang beberapa kades di Kecamatan Badiri.

Kemudian, lanjutnya, pada tanggal 2 Oktober 2024 malam di Pandan, oknum kepala dinas tersebut bertemu dengan 6 kepala desa yang masing-masing berasal dari Kecamatan Barus dan Kecamatan Barus Utara.

“Pasangan calon ini bersama mentor politiknya bertemu dengan para kades dengan bantuan oknum kadis,” pungkasnya.