Ringkasan Berita
- Oleh karenanya, ibadah ini wajib bagi setiap Muslim yang telah akil baligh atau sehat jasmani dan rohani serta telah …
- Sama seperti ibadah lainnya, menjalankannya harus mengawali dengan membaca niat puasa ramadan.
- Berikut bacaan niat puasa Ramadan: Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi t…
TOPIKSERU.COM, – Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib dan menjadi poin keempat dalam rukun Islam. Oleh karenanya, ibadah ini wajib bagi setiap Muslim yang telah akil baligh atau sehat jasmani dan rohani serta telah dewasa secara umur. Sama seperti ibadah lainnya, menjalankannya harus mengawali dengan membaca niat puasa ramadan.
Untuk membaca niat puasa, ada perbedaan pandangan di kalangan ulama apakah membaca hanya sekali saat awal Ramadan untuk sebulan atau membacanya setiap hari.
Ustadz kondang Abdul Somad menyampaikan bahwa ada dua pandangan terkait membaca niat. Ada yang memperbolehkan membaca sekali dan ada pula yang membaca setiap hari selepas santap sahur.
Pendapat pertama yakni menyebutkan bisa membaca niat puasa pada awal pertama hari puasa di bulan Ramadan.
“Ada pendapat tentang niat satu kali saja di malam pertama Ramadan untuk sebulan satu paket. Pendapat ini dari Mazhab Maliki,” ucap Ustadz Abdul Somad seperti dilansir dari kanal YouTube.
Sementara itu, mayoritas mazhab meyakini kalau niat puasa harus membacanya setiap hari.
Kendati berbeda, tetapi hal itu kembali kepada masing-masing diri, dalam menyikapi tentang perbedaan tersebut, baik secara hukum sah melakukannya.
“Biasanya dulu nenek moyang kita dulu di kampung-kampung setelah Shalat Tarawih melafazkan niat puasa. Karena hal yang mengkhawatirkan saat pulang, ketiduran dan lupa berniat,” kata Ustadz Abdul Somad.
Ustadz Abdul Somad menyarankan hendaknya membaca niat puasa pada malam hari atau setelah melaksanakan salat tarawih.
Berikut bacaan niat puasa Ramadan:
Nawaitu shauma ghodin ‘an adaa’i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta’aalaa
Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di Bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’aala.(*)













