Ringkasan Berita
- Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Medan Iswar Lubis mengatakan untuk tahun ini pihaknya membuka 6.000 kuota.
- "Program mudik gratis ini sebagai inisiatif Bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution bagi masyarakat yang hendak Idulfitr…
- Kadishub Iswar mengatakan mudik tahun ini dengan 12 daerah tujuan di Sumatera Utara.
TOPIKSERU.COM, MEDAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan membuka program mudik gratis bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri 1445 Hijriah di kampung halaman.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Medan Iswar Lubis mengatakan untuk tahun ini pihaknya membuka 6.000 kuota.
“Program mudik gratis ini sebagai inisiatif Bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution bagi masyarakat yang hendak Idulfitri di kampung halaman,” kata Iswar Lubis, Kamis (14/3).
Kadishub Iswar mengatakan mudik tahun ini dengan 12 daerah tujuan di Sumatera Utara.
Ke-12 daerah itu adalah Pakpak Bharat, Sidikalang, Tarutung, Kota Sibolga, Rantau Prapat, Kota Pinang, Sibuhuan, Gunung Tua, Sipirok, Padangsidimpuan, Panyabungan dan Natal.
Dia mengatakan dalam mudik gratis ini Dishub Medan menyediakan 179 armada yang terdiri dari 121 bus berukuran besar dan 58 bus berukuran sedang.
“Belajar dari pengalaman, beberapa ruas jalan di sejumlah kabupaten/kota di Sumut tidak bisa dilintasi bus besar. Kami menghadirkan sejumlah bus berukuran sedang untuk melayani pemudik,” ujar Iswar.
Syarat dan Waktu Pendaftaran
Iswar Lubis mengatakan bagi masyarakat yang hendak mengikuti program mudik gratis ini bisa melakukan pendaftaran pada 18 – 22 Maret 2024 di tiga lokasi.
Pendaftaran mudik gratis ada di beberapa lokasi seperti di Kantor Dinas Perhubungan Medan, Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Amplas Medan, dan Taman Ahmad Yani Medan.
Sedangkan jam operasional pendaftaran akan buka sejak pukul 9.00 WIB hingga pukul 17:00 WIB.
“Pendaftaran tahun ini hanya secara offline atau manual. Kami tidak menyediakan secara daring, seperti tahun lalu. Sebab, tahun lalu terjadi pendaftaran ganda mencapai 1.200 pemudik,” ujar Iswar.
Masyarakat yang akan mengikuti program ini wajib memiliki KTP Medan dan dengan tujuan mudik sesuai dengan 12 daerah.
Calon pemudik tidak wajib mendaftar semua, cukup perwakilan rombongan saja yang datang.
“Kami persilakan mendaftar, jika ada perkumpulan satu kampung yang ingin mudik secara bersama-sama. Kami berupaya menutup serapat-rapatnya potensi calo,” tegas Iswar.
Setelah masa pendaftaran, pihaknya akan memverifikasi calon pemudik berdasarkan tujuannya.
Iswar mengatakan calon pemudik sudah bisa mengambil tiket pada tanggal 25 – 27 Maret 2024 di posko Taman Ahmad Yani Medan, dari pukul 8.00 WIB – 15.00 WIB.
“Para calon pemudik akan berangkat pada 6 hingga 8 April 2024 sekitar pukul 14.00 WIB dari Jalan Masjid Raya. Wali Kota Medan Bobby Nasution akan melepas langsung pemudik,” pungkasnya.(antara/Topikseru)













