Minggu, 08 November 2026

Polda Sumut Sediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik dan Sopir Bus

Agus Supratman - Rabu, 18 Maret 2026 21:34 WIB
Polda Sumut Sediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik dan Sopir Bus
Topikseru.com, Medan - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyediakan layanan bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pemudik dan sopir bus dalam rangka program Mudik Gratis Presisi 2026 di Terminal Amplas Medan, Rabu (18/3/2026). Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto mengatakan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan kondisi kesehatan para pemudik dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. “Kami menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai langkah preventif guna mengurangi risiko gangguan kesehatan selama perjalanan mudik,” ujar Kapolda Sumut. Selain memastikan kesehatan penumpang, pemeriksaan juga difokuskan kepada pengemudi bus guna menjamin keselamatan perjalanan. Menurutnya, faktor kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keselamatan dan kelancaran arus mudik, khususnya dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas. “Dengan kondisi fisik yang sehat, diharapkan perjalanan dapat berlangsung lebih aman dan nyaman, baik bagi pemudik maupun pengemudi,” katanya. Kapolda menegaskan bahwa kehadiran Polri melalui layanan ini merupakan wujud komitmen dalam memberikan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. Ia juga mengimbau seluruh peserta mudik untuk tetap menjaga kesehatan serta mematuhi arahan petugas selama perjalanan. “Kami ingin memastikan seluruh pemudik dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat dan kembali dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Sumber
:
Berita Terkait
Sering Dimakan Mentah atau Dicampur Madu, Ini Manfaat Bawang Putih Tunggal bagi Kesehatan
Hari Kesadaran Stres 4 November 2026, Kenali Tanda Stres yang Sering Diabaikan
Banyak Orang Bertanya soal Penyakit kepada AI, Kenali Risikonya
Kepastian Ketersediaan Kamar Rawat Inap Bakal Dijawab Ranperda Sistem Kesehatan Medan
7 Juta Warga Indonesia Terindikasi Gangguan Mental, Mengapa Kesehatan Mental Tidak Boleh Diabaikan?
7 Juta Warga Indonesia Kena Hipertensi