Sumut

Kantor SAR Medan bersama Tim Operasi SAR Nasional Temukan Korban Tenggelam di Sungai Lae Une

×

Kantor SAR Medan bersama Tim Operasi SAR Nasional Temukan Korban Tenggelam di Sungai Lae Une

Sebarkan artikel ini
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan bersama Tim Operasi SAR Nasional menemukan korban Robert Sinamo (50), yang sebelumnya dilaporkan hilang di Sungai Lae Une.(Foto: Humas Kantor SAR Medan)

Topikseru.com, Pakpak Bharat, Sumatera Utara – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan bersama Tim Operasi SAR Nasional menemukan korban Robert Sinamo (50), yang sebelumnya dilaporkan hilang di Sungai Lae Une, Desa Aornakan II, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut, Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara. Seetelah tujuh hari melaksanakan operasi.

Komandan Regu Foxtrot Basarnas Medan, Frawiro Manullang menjelaskan, memasuki hari ketujuh, Kamis (2/4/2026), pada pukul 08.00 WIB, tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian sesuai dengan rencana operasi (Renops) yang telah disusun. Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan penyisiran aliran sungai serta pemanfaatan peralatan SAR modern.

“Pada pukul 08.56 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan mengapung di aliran sungai berjarak sekitar dua  kilometer arah barat daya dari lokasi kejadian perkara (LKP) tersangkut di jaring yang dipasang tim  gabungan,” ujar Manullang.

Selanjutnya, korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses lebih lanjut. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Selama pelaksanaan operasi, tim menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi air sungai yang keruh serta area pencarian yang cukup luas.

Baca Juga  Update Longsor Sembahe: Tim SAR Temukan Jenazah Sopir Hiace

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas Medan Hery Marantika, selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC) menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja secara maksimal, profesional, dan penuh sinergi selama pelaksanaan operasi. Meskipun korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, upaya pencarian telah dilaksanakan secara optimal hingga korban berhasil ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi lintas instansi dan dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam setiap operasi SAR. “Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari kolaborasi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat setempat. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa semangat satu jiwa satu rasa benar-benar terwujud di lapangan,” tambahnya.

Dengan berakhirnya operasi SAR ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan menyatakan operasi secara resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ditunjukkan.