Topikseru.com, Medan – Penyerahan tali asih kepada atlet peraih medali SEA Games 2025 di Kantor KONI Sumatera Utara, Jalan Willem Iskandar, Medan, Jumat (10/4/2026), diwarnai insiden tak terduga.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, sempat menampar seorang pria yang diduga dalam kondisi terpengaruh narkoba di lokasi acara.
Kronologi Kejadian
Insiden bermula saat Bobby hendak menuju aula di lantai dua gedung KONI Sumut. Di lorong menuju tangga, ia melihat seorang pria dengan kondisi mencurigakan yang diduga tengah “sakaw” dan menggunakan narkoba jenis vape.
Sebelumnya, petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara disebut telah lebih dulu mengamankan pria tersebut.
Bobby kemudian menghentikan langkahnya dan mencoba berkomunikasi.
“Kau kenapa?” tanya Bobby kepada pria tersebut.
Namun, karena tidak mendapat respons, Bobby terlihat emosi dan melayangkan tamparan sebanyak tiga kali.
“Siap salah, pak,” jawab pria tersebut setelah ditampar.
Langsung Diamankan Petugas
Usai insiden tersebut, Bobby langsung meminta petugas untuk membawa pria itu.
“Bawa orang ini. Bereskan ini,” perintahnya.
Kepala BNN Sumut yang berada di lokasi juga menginstruksikan agar pria tersebut segera diamankan. Selanjutnya, pria itu dibawa ke salah satu ruangan di Kantor KONI Sumut.
Selama acara berlangsung hingga selesai, pria tersebut masih berada di ruangan tersebut. Bahkan, petugas BNN bersama seorang dokter sempat datang, namun tidak memberikan keterangan kepada media.
Identitas Masih Misterius
Hingga kini, identitas pria yang ditampar belum dipastikan secara resmi. Namun, berdasarkan informasi sementara, ia mengaku sebagai sopir salah satu direktur utama BUMD milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Pihak BNN Sumut juga belum memastikan apakah pria tersebut benar merupakan pengguna narkoba.
Bagian Rehabilitasi BNN Sumut, Suku Ginting, menyebutkan bahwa pria itu mengaku baru pertama kali menggunakan barang tersebut.
“Menurut pengakuannya, dia mendapatkan dari temannya dan baru pertama kali mencoba,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, Erwin Hotmansyah Harahap, mengaku belum menerima laporan lengkap terkait insiden tersebut.
“Belum tercover hingga saat ini, nanti akan kami cek secara menyeluruh,” kata Erwin.













