Ringkasan Berita
- Samsung kembali menggebrak pasar smartphone premium dengan meluncurkan Samsung Galaxy Z Fold 7, ponsel lipat generasi…
- Z Fold 7 menjadi representasi masa depan perangkat mobile, namun tetap tidak luput dari sejumlah kekurangan.
- Berikut, kita akan membahas secara komprehensif kelebihan dan kelemahan Samsung Galaxy Fold Z 7 agar Anda dapat mempe…
Topikseru.com – Berkit ulasan lengkap kelebihan dan kelemahan Samsung Galaxy Fold Z 7, inovatif, tapi masih ada catatan sebelum anda memtuskan untuk membelinya.
Samsung kembali menggebrak pasar smartphone premium dengan meluncurkan Samsung Galaxy Z Fold 7, ponsel lipat generasi terbaru yang hadir dengan desain lebih ramping, performa lebih cepat, serta fitur-fitur berbasis AI yang canggih.
Z Fold 7 menjadi representasi masa depan perangkat mobile, namun tetap tidak luput dari sejumlah kekurangan.
Berikut, kita akan membahas secara komprehensif kelebihan dan kelemahan Samsung Galaxy Fold Z 7 agar Anda dapat mempertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan membeli perangkat ini.
Kelebihan Samsung Galaxy Z Fold 7
1. Desain Ultra Tipis dan Ringan
Samsung berhasil melakukan revolusi besar dalam desain perangkat lipat. Galaxy Z Fold 7 hadir sebagai seri foldable tertipis yang pernah dibuat Samsung. Saat dilipat, ketebalannya hanya 8,9 mm, dan saat dibuka hanya 4,2 mm — menjadikannya lebih ramping 26% dari pendahulunya.
Keunggulannya:
Nyaman dipegang dan lebih mudah dimasukkan ke saku.
Tidak terlalu membebani saat digunakan dalam waktu lama.
Terasa lebih seperti ponsel konvensional dibandingkan generasi sebelumnya.
2. Layar Luas dengan Kualitas Premium
Z Fold 7 dibekali dua layar AMOLED:
Cover screen 6,5 inci dengan refresh rate 120Hz.
Main screen 8 inci dengan resolusi tinggi dan kecerahan mencapai 2600 nits.
Manfaatnya:
Sangat cocok untuk multitasking, membaca, menonton, atau bekerja.
Respons sentuh yang halus dan nyaman di mata bahkan saat di bawah sinar matahari.
Rasio yang diperbarui membuat tampilan lebih seimbang dan tidak sempit.
3. Kamera 200 MP Selevel Flagship
Salah satu lompatan terbesar adalah kamera utama 200 MP yang menggunakan sensor serupa Galaxy S25 Ultra. Dengan dukungan OIS dan perekaman hingga 8K, hasil foto dan videonya sangat tajam, bahkan dalam kondisi minim cahaya.
Fitur pendukung:
Kamera ultrawide 12 MP yang juga bisa untuk makro autofokus.
Kamera telefoto 10 MP dengan 3x optical zoom.
Kamera selfie 10 MP di cover dan layar dalam.
Pro Visual Engine dan fitur AI yang mempercantik hasil jepretan secara otomatis.
4. Performa Kencang Berkat Snapdragon 8 Gen 3
Menggunakan prosesor flagship terbaru dari Qualcomm, Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy, ponsel ini memiliki peningkatan performa signifikan:
CPU lebih cepat 38%
GPU lebih efisien 26%
NPU meningkat hingga 41%
Dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan hingga 1TB, pengguna bisa membuka banyak aplikasi berat tanpa lag.
5. One UI 8 + Android 16 + Update 7 Tahun
Z Fold 7 menjadi ponsel pertama di dunia dengan Android 16. Samsung menyempurnakan antarmuka One UI 8 agar lebih optimal di layar besar. Fitur-fitur AI seperti:
Generative Edit (AI editing)
Circle to Search (pencarian cerdas dengan lingkaran)
Gemini AI (co-pilot di aplikasi)
Instant slow-mo
memberikan nilai tambah luar biasa bagi pengguna yang aktif dalam produktivitas dan konten kreatif.
Kelemahan Samsung Galaxy Fold Z 7
1. Harga yang Sangat Tinggi
Harga Samsung Galaxy Fold Z 7 di Indonesia dimulai dari Rp 28 jutaan, dengan varian tertinggi mencapai hampir Rp 35 juta. Harga ini jauh lebih tinggi dibandingkan smartphone flagship lain seperti Galaxy S25 Ultra atau iPhone 15 Pro Max.
Imbasnya:
Tidak terjangkau untuk kebanyakan konsumen umum.
Harganya belum sebanding dengan peningkatan fitur bagi sebagian pengguna.
Jika digunakan sebagai ponsel harian biasa, performa dan fitur tambahan belum tentu sepenuhnya termanfaatkan.
2. Daya Tahan Baterai Masih Terbatas
Meskipun kapasitas baterainya tetap di angka 4400 mAh, konsumsi daya dari dua layar besar dan penggunaan fitur multitasking membuat ketahanan baterainya masih belum bisa dikatakan unggul.
Kekurangan yang dirasakan pengguna:
Pengisian daya menjadi lebih sering, terutama saat digunakan untuk kerja atau hiburan berat.
Baterai cepat menurun saat menjalankan game atau video editing.
Tidak ada peningkatan signifikan dari Z Fold 6.
3. Desain Masih Tidak Praktis untuk Semua Orang
Walaupun lebih tipis dan ringan, ukuran layar utama 8 inci tetap membuat ponsel terasa besar dan agak sulit digunakan dengan satu tangan.
Keterbatasannya:
Sulit digenggam saat menelepon atau mengoperasikan dengan satu tangan.
Membutuhkan dua tangan untuk membuka dan menggunakan layar utama.
Kurang cocok untuk pengguna yang suka ponsel ringkas dan praktis.
4. Masalah pada Layar Lipat dan Engsel Masih Ada
Garis lipatan di tengah layar utama masih tampak dan mengganggu pengalaman visual. Selain itu, engsel merupakan titik lemah karena rentan rusak akibat debu, tekanan, atau penggunaan kasar.
Risiko yang mungkin muncul:
Layar bagian dalam bisa rusak lebih cepat dibanding layar ponsel biasa.
Perlu ekstra hati-hati saat melipat dan membuka ponsel.
Biaya perbaikan cukup mahal jika terjadi kerusakan.
5. Kamera Selfie Tidak Ideal
Meskipun kamera belakang sangat mumpuni, kamera selfie di layar dalam masih menggunakan teknologi under-display camera yang kualitasnya belum sebaik kamera biasa. Kamera ini juga tidak memiliki autofokus.
Akibatnya:
Hasil selfie bisa kurang tajam atau blur, terutama saat jarak tidak pas.
Kurang cocok untuk video call profesional atau konten kreator.
6. Belum Sepenuhnya Tahan Debu
Samsung Galaxy Z Fold 7 memiliki sertifikasi IP48, artinya hanya tahan terhadap cipratan air dan tidak sepenuhnya tahan debu.
Risiko debu:
Debu dapat masuk ke bagian engsel dan menyebabkan kerusakan mekanis.
Penggunaan di luar ruangan seperti pantai atau tempat berdebu sebaiknya dihindari.
Perlu perawatan ekstra agar tetap awet.
7. Fitur-Fitur Umum Dihilangkan
Untuk mempertahankan desain ramping, Samsung mengorbankan beberapa fitur penting yang masih disukai pengguna:
Tidak ada jack audio 3.5 mm
Tidak ada slot microSD
Tidak ada charger dalam boks penjualan
Tidak ada sensor infrared
Imbasnya:
Pengguna harus membeli adaptor tambahan atau perangkat audio nirkabel.
Tidak bisa menambah penyimpanan eksternal.
Biaya tambahan saat pertama kali membeli ponsel.
Samsung Galaxy Fold Z 7 merupakan smartphone lipat paling canggih saat ini, membawa peningkatan besar dalam desain, performa, dan kecanggihan AI.
Namun, di sisi lain, kelemahan Samsung Galaxy Fold Z 7 juga tidak bisa diabaikan begitu saja.
Harga tinggi, ketahanan baterai terbatas, potensi kerusakan layar lipat, dan penghilangan fitur-fitur umum membuatnya lebih cocok untuk segmen pengguna profesional atau pecinta gadget yang rela berinvestasi tinggi.
Apakah layak dibeli?
✅ Jika Anda:
Seorang profesional yang butuh perangkat multitasking tinggi.
Ingin merasakan teknologi terbaru dengan layar besar.
Tidak masalah dengan harga tinggi dan perawatan ekstra.
❌ Namun jika Anda:
Lebih sering memakai ponsel untuk kebutuhan biasa.
Mengutamakan daya tahan baterai dan kepraktisan.
Butuh fitur dasar seperti jack audio atau microSD.
Maka ada baiknya mempertimbangkan alternatif lain.
Ingin update seputar teknologi dan smartphone terbaru? Kunjungi Topikseru,com untuk ulasan, tips, dan panduan membeli gadget terbaik di kelasnya!







