Iptek

Cara Efektif Membuat Live TikTok yang Ramai Pengunjung di Media Sosial

×

Cara Efektif Membuat Live TikTok yang Ramai Pengunjung di Media Sosial

Sebarkan artikel ini
Tiktok
Cara Membuat Live TikTok yang Ramai Pengunjung di mana TikTok adalah salah satu platform media sosial yang populer saat ini.

Ringkasan Berita

  • Menurut Argia Academy, waktu terbaik untuk live di TikTok adalah jam 9 sampai 11 pagi atau setelah jam 7 malam pada h…
  • TikTok tidak hanya menyediakan fitur untuk membuat video pendek yang kreatif dan viral, tetapi juga fitur live stream…
  • Interaksi dengan Penonton Salah satu cara untuk membuat live TikTok lebih ramai adalah dengan berinteraksi dengan pen…

Topikseru.com – Cara membuat Live TikTok yang ramai pengunjung, di mana TikTok adalah salah satu platform media sosial yang populer saat ini.

TikTok tidak hanya menyediakan fitur untuk membuat video pendek yang kreatif dan viral, tetapi juga fitur live streaming yang bisa digunakan untuk berbagi momen, berinteraksi dengan penggemar, atau mempromosikan produk.

Namun, bagaimana cara membuat live TikTok yang ramai pengunjung? Apa saja tips dan trik yang bisa Anda coba? Simak ulasan berikut ini.

Pilih Waktu Live yang Tepat

Salah satu faktor yang mempengaruhi jumlah pengunjung live TikTok adalah waktu live.

Anda harus memilih waktu live yang sesuai dengan kebiasaan dan preferensi target audiens Anda.

Anda bisa live di jam-jam sibuk, seperti pagi hari sebelum kerja, siang hari saat istirahat, atau malam hari saat santai.

Menurut Argia Academy, waktu terbaik untuk live di TikTok adalah jam 9 sampai 11 pagi atau setelah jam 7 malam pada hari Senin sampai Jumat.

Beri Judul Live yang Menarik dan Gunakan Hashtag yang Populer

Judul dan hashtag adalah hal yang penting dalam live TikTok. Judul dan hashtag bisa membantu orang menemukan live Anda di beranda FYP (For You Page).

Anda bisa menggunakan kata-kata yang menarik perhatian, seperti “tips”, “rahasia”, “terbaru”, atau “viral”. Anda juga bisa menggunakan hashtag yang sesuai dengan konten live Anda, seperti #tiktokshop, #tiktokdance, #tiktokchallenge, atau #tiktoktutorial.

Interaksi dengan Penonton

Salah satu cara untuk membuat live TikTok lebih ramai adalah dengan berinteraksi dengan penonton.

Anda bisa menyapa mereka, menjawab pertanyaan mereka, mengucapkan terima kasih atas dukungan mereka, atau mengajak mereka untuk ikut berpartisipasi dalam live Anda. Hal ini bisa membuat penonton merasa dihargai dan tertarik untuk menonton lebih lama.

5 Tips Meningkatkan Engagement di Media Sosial

Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar konten mampu menjangkau lebih banyak audiens.

Berikan Konten yang Berkualitas

Konten adalah hal yang paling penting dalam live TikTok. Anda harus memastikan bahwa konten Anda menarik, bermanfaat, informatif, atau menghibur bagi penonton.

Anda bisa menyiapkan materi sebelum live, seperti topik, alur, atau poin-poin yang ingin disampaikan.

Anda juga bisa memperhatikan kualitas audio dan video live Anda, seperti menggunakan kamera dan mikrofon yang bagus, serta pencahayaan dan latar belakang yang rapi.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda coba untuk membuat live TikTok yang ramai pengunjung. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Selamat mencoba!

Komdigi Bekukan Tiktok! Tiktokers Tidak Bisa Live Lagi

Kabar yang mengejutkan Pemerintah membekukan izin TikTok di Indonesia mulai hari ini, Jumat 3 Oktober 2025. Meski demikian, aplikasi TikTok masih bisa diakses oleh pengguna. Hanya saja, pengguna TikTok tidak bisa lagi melakukan Live di medsos tersebut.

Baca Juga  Video No Sensor Chindo Oren Durasi 2 Menit 31 Detik FYP Jadi Perbincangan Hangat di TikTok

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) terhadap TikTok Pte. Ltd. atas ketidakpatuhan TikTok dalam memenuhi kewajiban sesuai peraturan perundang-undangan.

“Langkah ini merupakan bentuk ketegasan Pemerintah setelah TikTok hanya memberikan data secara parsial atas aktivitas TikTok Live selama periode unjuk rasa 25–30 Agustus 2025,” kata Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar di kantor Komdigi, Jakarta, Jumat (3/10/2025).

Dirjen Alexander menyatakan, atas dugaan monetisasi aktivitas live dari akun yang terindikasi aktivitas perjudian online, Komdigi telah mengajukan permintaan data yang mencakup informasi traffic, aktivitas siaran langsung (live streaming), serta data monetisasi, termasuk jumlah dan nilai pemberian gift.

“Kami telah memanggil TikTok untuk memberikan klarifikasi secara langsung pada tanggal 16 September 2025, dan TikTok diberikan waktu hingga 23 September 2025 untuk menyampaikan data yang diminta secara lengkap,” jelas Dirjen.

Namun, melalui surat resmi dari TikTok bernomor ID/PP/04/IX/2025 tertanggal 23 September 2025, disampaikan bahwa TikTok memiliki kebijakan dan prosedur internal yang mengatur cara menangani dan menanggapi permintaan data, sehingga TikTok menyatakan tidak dapat memberikan data yang diminta.

Alexander menyebutkan, permintaan data merujuk pada Pasal 21 ayat (1) Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat yang menyatakan kewajiban PSE Lingkup Privat untuk memberikan akses terhadap Sistem Elektronik dan/atau Data Elektronik kepada Kementerian atau Lembaga dalam rangka pengawasan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Sehingga, Komdigi menilai TikTok telah melanggar kewajiban sebagai PSE Privat, dan kami mengambil langkah pembekuan sementara TDPSE sebagai bentuk tindak lanjut pengawasan,” tegas Alexander.

Dirjen menyatakan, langkah tegas ini bukan semata tindakan administratif, melainkan bentuk perlindungan negara untuk menjamin keamanan masyarakat Indonesia dari risiko penyalahgunaan teknologi digital, serta memastikan bahwa transformasi digital berjalan secara sehat, adil, dan aman bagi seluruh warga.

“Komdigi berkomitmen untuk menjaga kedaulatan hukum nasional dalam tata kelola ruang digital, termasuk memberikan pelindungan bagi pengguna, khususnya kelompok rentan anak dan remaja, dari potensi penyalahgunaan fitur digital untuk aktivitas ilegal” tegas Dirjen Alexander.

Untuk itu, seluruh PSE Privat harus mematuhi hukum nasional yang berlaku, lanjutnya.

Komdigi akan terus memperkuat pengawasan terhadap seluruh PSE terdaftar, mendorong kerja sama aktif yang konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan, dan memastikan bahwa setiap platform digital menjalankan operasionalnya dengan penuh tanggung jawab.

Dampak pembekuan izin TikTok

Dengan pembekuan izin tersebut, pengguna TikTok masih bisa mengakses media sosial asal China tersebut. Redaksi mencoba akses TikTok pada Jumat (3/10) jam 13.39 WIB.

Hasilnya, aplikasi ini masih bisa menayangkan konten-konten dari pengguna TikTok.

Namun, kini sudah tidak ada lagi tools untuk Live. Dengan demikian, pengguna TikTok tidak bisa melakukan Live.