TOPIKSERU.COM – Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan oleh Meta, perusahaan induk WhatsApp, kini menjadi perbincangan hangat di kalangan selebriti Indonesia. AI Meta menawarkan fitur canggih yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi secara langsung melalui aplikasi WhatsApp. Hal ini memunculkan banyak pertanyaan tentang bagaimana teknologi ini memengaruhi kehidupan publik figur, khususnya artis yang memiliki popularitas tinggi.
Beberapa artis menggunakan AI Meta untuk bertanya tentang popularitas mereka, yang kemudian menjadi viral di media sosial. Teknologi ini dianggap sebagai alat yang tidak hanya canggih, tetapi juga inovatif dalam mendukung eksistensi artis di dunia digital. Namun, tidak semua jawaban yang diberikan AI Meta sesuai dengan harapan, sehingga menimbulkan diskusi tentang keakuratan teknologi ini.
Jadi Alat Pamer Ketenaran Artis
AI Meta kini dimanfaatkan oleh artis-artis Indonesia untuk mengukur seberapa besar ketenaran mereka di mata publik. Salah satu contohnya adalah Rizky Billar, seorang aktor, presenter, dan penyanyi terkenal. Dalam sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, Rizky menunjukkan bagaimana AI Meta merespons pertanyaan tentang dirinya.

Dalam percakapan itu, Rizky bertanya, “Billar itu siapa? Kenal?” AI Meta menjawab dengan menyebutkan profil Rizky sebagai seorang selebriti Indonesia yang dikenal karena kariernya di dunia hiburan. Jawaban ini membuat warganet ramai membahas bagaimana teknologi AI mampu mengenali sosok Rizky Billar.
Respons tersebut menjadi alat bagi artis untuk memamerkan popularitas mereka, terutama di kalangan penggemar yang selalu mengikuti perkembangan teknologi dan media sosial. Dengan menampilkan jawaban dari AI Meta, artis dapat meningkatkan engagement di akun media sosial mereka, yang berpotensi mendongkrak ketenaran mereka lebih jauh.
Kemampuan AI Meta Mengungkap Data Privasi
Selain mengukur popularitas, AI Meta juga memiliki kemampuan untuk memberikan jawaban detail tentang kehidupan pribadi. Hal ini terlihat dari pengalaman Tantri Kotak, seorang penyanyi terkenal, yang mencoba menanyakan tentang pernikahannya dengan Arda Naff. AI Meta memberikan jawaban lengkap, termasuk tanggal pernikahan mereka, jumlah anak, dan fakta bahwa Arda adalah vokalis grup musik Naff.
Jawaban ini mengejutkan banyak orang karena detail yang diberikan sangat spesifik. Namun, hal ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang bagaimana data pribadi dapat diakses oleh teknologi seperti AI Meta. Apakah data ini diambil dengan izin? Seberapa aman privasi pengguna saat menggunakan fitur ini?

Meski begitu, kemampuan AI Meta untuk menjawab pertanyaan spesifik membuka peluang baru, terutama bagi para artis yang ingin menggunakan teknologi ini untuk membangun koneksi yang lebih dekat dengan penggemar mereka.
Kesalahan Informasi yang Membingungkan
Walaupun terlihat canggih, AI Meta tidak luput dari kesalahan dalam memberikan informasi. Hal ini dialami oleh Syakir Daulay, seorang aktor muda, yang mendapat jawaban keliru dari AI Meta. Dalam interaksi tersebut, AI Meta mengira Syakir adalah vokalis dari grup musik D’Masiv, padahal fakta ini tidak benar.
Kesalahan seperti ini menunjukkan bahwa AI Meta masih dalam tahap pengembangan dan belum sepenuhnya dapat diandalkan. Hal ini juga menjadi pengingat bahwa meskipun teknologi AI terlihat pintar, tetap ada keterbatasan dalam algoritmanya. Pengguna perlu bijak dalam menggunakan fitur ini dan tidak sepenuhnya mengandalkan jawaban yang diberikan.
Manfaat AI Meta untuk Personal Branding
Menurut Yashin Manraj, CEO Pvotal Technologies, AI Meta memiliki potensi besar untuk mendukung personal branding artis maupun content creator. Teknologi ini dapat digunakan untuk mempromosikan diri secara efektif di media sosial. Dengan mengumpulkan data relevan, AI Meta dapat membantu pengguna memperluas jangkauan mereka di dunia digital.
Manraj menambahkan bahwa AI Meta bukan hanya alat, tetapi juga strategi untuk membangun identitas digital yang kuat. Misalnya, seorang content creator dapat menggunakan AI Meta untuk mencari data yang mendukung promosi konten mereka. Dengan begitu, mereka dapat menarik lebih banyak perhatian dari audiens.
Selain itu, AI Meta juga membuka peluang baru bagi bisnis. Produk atau jasa yang dipromosikan melalui platform ini memiliki peluang lebih besar untuk dikenal karena AI dapat memberikan rekomendasi berdasarkan permintaan pengguna. Hal ini menjadikan AI Meta sebagai alat multifungsi yang tidak hanya membantu personal branding tetapi juga pemasaran.
Cara Mengakses AI Meta di WhatsApp
Jika Anda penasaran ingin mencoba fitur AI Meta di WhatsApp, berikut langkah-langkah mudah yang bisa Anda ikuti:
1. Lewat Ikon Lingkaran Ungu
Pada aplikasi WhatsApp, cari ikon lingkaran ungu di sebelah tombol tanda plus yang biasanya digunakan untuk membuat obrolan baru. Klik ikon ini untuk mulai berinteraksi dengan AI Meta.
2. Menggunakan Kolom Pencarian
Versi terbaru WhatsApp memungkinkan pengguna untuk menggunakan kolom pencarian tidak hanya untuk mencari chat, tetapi juga untuk mendapatkan jawaban dari AI Meta. Cukup ketik pertanyaan Anda, dan AI akan memberikan jawaban.
3. Mention di Grup WhatsApp
Dalam grup WhatsApp, Anda juga dapat mention AI Meta untuk memulai percakapan. Fitur ini sangat berguna jika Anda ingin melibatkan teman-teman Anda dalam diskusi yang menggunakan kecerdasan buatan.
Namun, perlu diketahui bahwa fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum sepenuhnya tersedia untuk semua pengguna. Meta secara bertahap merilis pembaruan untuk memastikan pengalaman pengguna yang lebih baik.
AI Meta menunjukkan bahwa teknologi kecerdasan buatan memiliki potensi besar untuk mengubah cara kita berinteraksi di dunia digital. Meskipun masih memiliki kekurangan, seperti kesalahan informasi, fitur ini tetap menjadi inovasi yang menarik untuk artis, content creator, dan pengguna biasa.
Dengan pemanfaatan yang tepat, AI Meta dapat membantu meningkatkan personal branding, memperluas jangkauan digital, dan bahkan mendukung bisnis. Namun, pengguna tetap harus bijak dalam menggunakan teknologi ini dan selalu memverifikasi informasi yang diberikan. (*)
sumber Media Sosial:










