Uncategorized

Korban Banjir dan Longsor di Deli Serdang Bertambah Jadi 8 Orang, 4 Masih Hilang

×

Korban Banjir dan Longsor di Deli Serdang Bertambah Jadi 8 Orang, 4 Masih Hilang

Sebarkan artikel ini
7 Penyakit yang Sering Muncul Saat Banjir
Ilustrasi - Banjir rendam pemukiman warga di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Topikseru.com/Ameq.

Ringkasan Berita

  • Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memastikan delapan orang meninggal dunia dan empat lainnya masih dinyatakan hilang …
  • Informasi terbaru disampaikan oleh Plt Kadis Kominfo Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar, yang menyebutkan korban terse…
  • Banjir Rendam 30 Ribu Rumah, 170 Ribu Jiwa Terdampak Banjir besar yang melanda hampir seluruh wilayah Deli Serdang me…

Topikseru.com – Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Deli Serdang terus bertambah. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memastikan delapan orang meninggal dunia dan empat lainnya masih dinyatakan hilang setelah diterjang banjir besar yang terjadi sejak Kamis (27/11/2025).

Informasi terbaru disampaikan oleh Plt Kadis Kominfo Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar, yang menyebutkan korban tersebar di dua kecamatan yakni Sunggal dan Hamparan Perak.

“Data terbaru, delapan korban meninggal dunia dari Kecamatan Sunggal dan Hamparan Perak. Sementara banjir juga meluas hingga merendam 15 kecamatan,” ujar Anwar, Sabtu (29/11/2025).

Banjir Rendam 30 Ribu Rumah, 170 Ribu Jiwa Terdampak

Banjir besar yang melanda hampir seluruh wilayah Deli Serdang menyebabkan kerusakan masif. Lebih dari 30.609 rumah terendam, memaksa 52.100 KK atau sekitar 170.760 jiwa terdampak langsung.

Selain itu, sedikitnya 2.243 hektare lahan pertanian ikut terendam, mengancam pasokan hasil panen warga.

Banjir kini menggenangi 15 kecamatan, yaitu:

  • Tanjung Morawa
  • Deli Tua
  • Sunggal
  • Namorambe
  • Hamparan Perak
  • Bangun Purba
  • Percut Sei Tuan
  • Sibolangit
  • Lubuk Pakam
  • Beringin
  • Batang Kuis
  • Patumbak
  • Galang
  • Pantai Labu
  • Pancur Batu

Petugas gabungan dari BPBD Deli Serdang, TNI, dan Polri masih berjibaku melakukan evakuasi serta pemantauan di lokasi titik banjir.

Baca Juga  646 Warga Sumut Luka-Luka Akibat Bencana Alam, Pusdalops: Terbanyak dari Tapanuli Tengah

Deli Serdang Ditetapkan Tanggap Darurat 14 Hari

Melihat skala kerusakan dan tingginya jumlah warga terdampak, Pemkab Deli Serdang menetapkan status Tanggap Darurat Banjir dan Tanah Longsor.

Penetapan ini berdasarkan SK Bupati Deli Serdang No. 613 Tahun 2025, yang berlaku mulai 27 November hingga 10 Desember 2025.

“Status tanggap darurat berlaku selama 14 hari untuk mempercepat penanganan bencana,” kata Anwar.

Daftar Korban Meninggal Dunia

Dari Kecamatan Sunggal:

  • Henri Parsaoran Matanari (55) – Perum Subsidi Jokowi, Desa Tanjung Gusta
  • Sumiati Reselina br Hutasoit (51) – Perum Subsidi Jokowi, Desa Tanjung Gusta
  • Edi Erizal Nasution (70) – Jalan Stasiun No. 40, Desa Lalang
  • Raden Sugiarto (72) – Komplek Abdul Hamid, Desa Medan Krio
  • Cahaya Khairani Pohan (70) – Komplek Abdul Hamid, Desa Medan Krio
  • Dari Kecamatan Hamparan Perak:
  • Perempuan tanpa identitas, Perum Pondok Permata Biru
  • Darussalam (85) – Dusun XIX, Desa Klambir 5 Kebun
  • Sugianto (57) – Dusun VIII-1, Desa Paya Bakung

Empat Warga Masih Hilang

Hingga kini, empat warga belum ditemukan setelah terseret arus deras:

  • Doni Andrean (27) – Gang Amal, Desa Klumpang, Hamparan Perak
  • Anto (53) – Dusun V Kalirejo, Desa Sei Semayang
  • Rizki (27) – Dusun V Kalirejo, Desa Sei Semayang
  • Aziz (20) – Dusun V Kalirejo, Desa Sei Semayang

Petugas gabungan terus melakukan pencarian di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban.