Hukum & KriminalUncategorized

Razia dan Tes Urine, 500 Warga Binaan Lapas Medan Negatif Narkoba

×

Razia dan Tes Urine, 500 Warga Binaan Lapas Medan Negatif Narkoba

Sebarkan artikel ini
Lapas Kelas I Medan melakukan razia dan tes urine terhadap WBP, Senin (6/4/2026) malam.(Foto: Humas Lapas Medan/ Topikseru)

Topikseru.com, Medan – Sebanyak 500 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Medan dinyatakan negatif narkoba berdasarkan hasil tes urine dalam kegiatan razia gabungan yang digelar, Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, sekaligus langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, termasuk merespons isu yang berkembang di media sosial.

Razia dilaksanakan mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB dengan menyasar 40 kamar hunian warga binaan. Termasuk kamar yang sebelumnya disorot dalam pemberitaan media sosial.

Kegiatan dipimpin Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, dengan melibatkan unsur BNN Provinsi Sumatera Utara, TNI, Polri, serta Satops Patnal Kanwil Ditjenpas Sumut.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan humanis.  Mulai dari penggeledahan badan hingga pemeriksaan detail kamar hunian yang turut disaksikan perwakilan warga binaan.

Baca Juga  Satlantas Polres Nias Temukan 54 Pelanggar dalam 3 Hari Operasi Keselamatan Toba 2024

“Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan narkotika maupun indikasi peredarannya, sehingga menepis isu yang beredar,” kata Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, Selasa (7/4/2026).

Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.

“Razia ini merupakan bentuk komitmen sekaligus respons cepat terhadap informasi yang berkembang. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran, khususnya terkait narkoba,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Lapas Kelas I Medan memastikan akan terus memperkuat pengawasan serta meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum guna menciptakan situasi yang kondusif dan terpercaya.