Ringkasan Berita
- Menurut informasi yang beredar di media sosial dan berbagai forum daring, sang istri menggugat cerai karena merasa ma…
- Lelaki malang ini harus rela bekerja keras mengangkat semen dan batu setiap hari demi membiayai pendidikan istrinya h…
- Namun, pengorbanan itu tak berakhir bahagia.
topikseru.com – Ada sebuah Kisah Nyata Seorang Suami Bekerja Jadi Kuli Bangunan Kuliah Istri, Setelah Jadi PNS Diceraikan Malu Karena Statusnya di mana Kisah pilu datang dari seorang pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan.
Lelaki malang ini harus rela bekerja keras mengangkat semen dan batu setiap hari demi membiayai pendidikan istrinya hingga lulus kuliah dan berhasil menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun, pengorbanan itu tak berakhir bahagia.
Setelah sang istri berhasil meraih posisi sebagai aparatur sipil negara, rumah tangga mereka justru mengalami keretakan.
Menurut informasi yang beredar di media sosial dan berbagai forum daring, sang istri menggugat cerai karena merasa malu memiliki suami dengan latar belakang pekerjaan sebagai buruh bangunan.
“Awalnya dia sangat bersyukur punya suami yang mendukung kuliahnya. Tapi setelah jadi PNS, dia berubah. Mulai jarang mengajak bicara, mulai jaga jarak, bahkan memperkenalkan saya hanya sebagai ‘teman lama’ ke rekan-rekannya,” ungkap sang suami dalam sebuah wawancara yang viral di media sosial.
Banyak warganet menanggapi kisah ini dengan rasa simpati dan geram. Sebagian besar menilai tindakan sang istri sebagai bentuk pengkhianatan dan tidak menghargai perjuangan serta pengorbanan yang telah diberikan.
“Kita hidup bukan dari status sosial, tapi dari ketulusan dan pengorbanan. Pria ini layak mendapatkan yang lebih baik,” tulis salah satu komentar warganet.
Namun, tak lama setelah kabar bahagia itu, sang guru malah menggugat cerai suaminya—pria yang selama ini setia mendampingi dan mendukung perjuangannya sejak masih kuliah.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @mr_17005 pada Selasa (29 Juli 2025), terungkap bahwa sang suami bekerja sebagai buruh bangunan.
Ia telah membiayai pendidikan istrinya dari awal, selalu berada di sisi sang istri dalam perjalanan panjangnya menjadi seorang guru, hingga akhirnya mereka membina rumah tangga dan dikaruniai seorang anak.
Kehidupan keluarga mereka berjalan dengan sederhana, penuh kasih sayang, dan nyaris tanpa konflik besar.
Namun, semua itu berubah ketika sang istri dinyatakan lulus seleksi CPNS.
Tak berselang lama setelah diangkat sebagai PNS, ia mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak istri terkait alasan sebenarnya di balik perceraian tersebut.










