Ringkasan Berita
- Meski sempat menunggu setelah mendapat kabar bahwa sang direktur sedang dalam perjalanan, Sunan Kalijaga dan kliennya…
- Pasangan sah dari kedua terduga pelaku, Wina Belinda dan Muhammad Yusuf, hari ini secara resmi melayangkan surat soma…
- Didampingi kuasa hukum mereka, Sunan Kalijaga & Partners, rombongan Wina Belinda, istri sah sang direktur, dan…
Topikseru.com – Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan RDP, seorang Direktur Produksi (sebelumnya disebut Direktur Operasional di beberapa laporan) pada salah satu maskapai penerbangan nasional, dengan seorang pramugari berinisial I S Lestari (disebut juga “istri dari Pak Yusuf” di beberapa laporan) memasuki babak baru.
Pasangan sah dari kedua terduga pelaku, Wina Belinda dan Muhammad Yusuf, hari ini secara resmi melayangkan surat somasi ke kantor maskapai tempat keduanya bekerja.
Didampingi kuasa hukum mereka, Sunan Kalijaga & Partners, rombongan Wina Belinda, istri sah sang direktur, dan Muhammad Yusuf, suami sah sang pramugari, tiba di kantor maskapai pada sore hari. Tujuan kedatangan mereka adalah untuk menyerahkan somasi langsung kepada Direktur RDP, Selasa 21 Oktober 2025.
Direktur Absen, Somasi Diterima General Affair
Sayangnya, Direktur RDP dikabarkan tidak berada di tempat saat rombongan Sunan Kalijaga tiba. Surat somasi yang berisi tuntutan keadilan dan pemulihan nama baik akhirnya diterima oleh pihak General Affair maskapai.
Meski sempat menunggu setelah mendapat kabar bahwa sang direktur sedang dalam perjalanan, Sunan Kalijaga dan kliennya akhirnya memutuskan untuk meninggalkan lokasi karena Direktur RDP tak kunjung hadir.
Dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta, Sunan Kalijaga menegaskan bahwa perbuatan kliennya merupakan bentuk solidaritas dan upaya serius dalam menempuh jalur hukum.
”Kami hadir hari ini untuk menunjukkan keseriusan kami. Peristiwa ini sangat melukai hati klien kami dan melanggar segala etika, baik etika profesional di ruang lingkup kerja, norma sosial, maupun ketentuan hukum,” ujar Sunan Kalijaga, yang juga didampingi oleh rekan seprofesi, Berbie Kumalasari.
Tuntutan Pidana, Perdata, dan Etika Ketenagakerjaan
Skandal yang telah menjadi perhatian publik, terutama di kalangan industri aviasi, ini akan ditindaklanjuti dengan gugatan dan laporan hukum yang akan menyeret kedua terduga pelaku ke meja hijau dengan ancaman hukuman berlapis.
Sunan Kalijaga merinci dasar tuntutan hukum yang akan diajukan:
Pidana: Melaporkan keduanya dengan Pasal 284 KUHP tentang perzinahan, mengingat status keduanya yang masih terikat dalam perkawinan sah dengan pasangan masing-masing.
Perdata: Menggugat berdasarkan Pasal 1365 KUH Perdata tentang perbuatan melawan hukum, menuntut ganti rugi atas kerugian moral dan materiil.
Etika Ketenagakerjaan: Menuntut sanksi terberat, termasuk pemecatan, karena perbuatan tersebut dinilai melanggar kode etik dan tata tertib perusahaan.
Penggerebekan dan Dugaan Awal Perceraian
Wina Belinda menceritakan detail pahit yang ia alami. Ia mengaku sempat melakukan penggerebekan langsung di sebuah apartemen di Jakarta.
”Saya lihat sendiri. Saya masih istri sah, belum cerai. Saya syok,” ungkap Wina dengan nada emosi.
Yang lebih memilukan, upaya damai dari pihak suami justru berujung pada gugatan cerai yang dilayangkan Direktur RDP pada Agustus 2025.
Sementara itu, Muhammad Yusuf, suami sah sang pramugari, juga mengaku memergoki istrinya bersama direktur RDP.
”Saya ikuti dan saya lihat sendiri. Saya punya bukti-bukti. Saya sudah datang baik-baik ke keluarganya, tapi mereka diam saja, seolah membenarkan. Karena itu, saya resmi menuntut. Saya tidak mau nama saya diinjak-injak,” tegas Yusuf.
Kasus ini dipastikan akan dikawal ketat oleh Sunan Kalijaga & Partners demi pemulihan nama baik kedua klien. Persatuan antara istri sah dan suami sah dalam menuntut keadilan dari dua rekan kerja yang diduga berselingkuh ini menjadi sorotan utama dalam kasus perselingkuhan di lingkungan korporasi.
Video CCTV Exy Dwi Lestari Sang Pramugari dan Direktur Maskapai Terlihat Interaksi Intim

Publik tanah air kembali dihebohkan setelah sebuah video CCTV yang menampilkan sosok ‘pramugari diduga selingkuh dengan direktur maskapai’ menjadi viral di media sosial.
Pramugari tersebut disebut bernama Exy Dwi Lestari. Video berdurasi singkat ini tersebar luas di platform seperti Instagram dan TikTok, serta menjadi topik hangat perbincangan.
Beredarnya video itu memicu respons keras dari pihak keluarga. Istri sah dari pria yang ada di dalam rekaman mengungkap kronologi perselingkuhan, serta membagikan rekaman CCTV sebagai bukti.
Unggahan tersebut memicu sorotan besar dari warganet. Berdasarkan laporan, video itu pertama kali diposting pada akhir Oktober 2025 oleh Akun @winnabalina dan telah ditonton sebanyak 13 juta views.
Menurut laporan media, video yang disebarkan memperlihatkan sang pramugari dan pria — yang diklaim sebagai direktur sebuah maskapai — berada di dalam lift.
Dalam rekaman itu, terlihat interaksi intim: sang pramugari tampak mendekatkan wajah ke dada pria tersebut sebanyak dua kali. Aksi ini yang kemudian menyulut anggapan perselingkuhan.
Istri sah pria tersebut, dalam unggahannya di media sosial dengan akun @winnabalina, mengungkap semua bukti dan menyatakan telah mengetahui perselingkuhan sejak 5 Oktober 2025. Caption memilukannya sebagai berikut :
“Hai pa.. masih buta hati nya pa? Masih se happy itu sama pacar km yg km perlihatkan ke khalayak ramai? Yg kadang nemenin km bobo? Yg nemenin video call kalo km brgkt atau plg kantor?
Yg kadang km temenin kalo weekend?
Lupa ya.. sblm km pergi dr rmh km blg apa sama ak? Km blg km cape setiap weekend dijadikan “pelayan” ak sama anak km utk ke mall??? Pdhl km tau, waktu kita sama km itu hanya weekend, krn km sesibuk itu sama kerjaan km kalo weekday.
Gimana pa? Udh ada yg bisa gantiin ak rawat km? Ngurusin km? Gpp baru brp bulan kan ya?
Ingetin ak kalo nanti dia masih bertahan sama km sampai 17th seperti ak dampingin km disaat masa2 tersulit km sekalipun, ingetin aku utk sujud dikaki km ya pa.
Tp sblm itu, ak masih ttp perempuan paling hebat dihidup km selama 17th, krn ak ttp ada utk km di saat km berasa di titik terendah km. Ak yakin didlm hati km , km tau ini.
Km marah ak koar2 disosmed? Mau blg aku bongkar aib km?NO bgt ya, krn ini semua terjadi jauh stlh km sendiri yg mengumbar Hub km ke Public.” #istrisah #winnabalina
Viralnya video ini menimbulkan beragam respons, baik simpati terhadap istri sah, kecaman terhadap pihak yang diduga berselingkuh, maupun kritik terhadap sikap penyebar rekaman ke publik.
Banyak warganet mempertanyakan aspek privasi, etik, serta profesionalisme jika dugaan tersebut benar. Karena video CCTV tersebar luas, opini publik membanjiri media sosial — menunjukkan bahwa isu privasi dan moralitas menjadi sorotan utama.
Isu mengenai Exy Dwi Lestari mencuat setelah sebuah rekaman CCTV diunggah dan mengundang asumsi publik tentang adanya hubungan terlarang di lingkungan maskapai.
Exy Dwi Lestari Sang Pramugari Cantik Diduga Selingkuh dengan Direktur Maskapai Sampai Dilaporkan Istri Sah

Dunia maya kembali digegerkan oleh skandal perselingkuhan yang melibatkan seorang pramugari dan seorang eksekutif maskapai penerbangan ternama. Kasus ini mencuri perhatian publik setelah seorang perempuan yang mengaku sebagai istri sah sang direktur membagikan rekaman CCTV yang memperlihatkan momen intim antara suaminya dan seorang pramugari bernama Exy Dwi Lestari.
Video yang diunggah melalui akun Instagram @winnabalina pada Minggu, 30 Oktober 2025, kini telah ditonton lebih dari 13 juta kali dan memicu gelombang simpati sekaligus kecaman dari warganet.
Dalam unggahan tersebut, sang istri—yang telah berjuang mengungkap kebenaran sejak 5 Oktober 2025—tak ragu menunjukkan identitas wanita yang diduga menjadi pihak ketiga dalam rumah tangganya yang telah berlangsung selama 17 tahun.
Detik-Detik Kecurigaan Terungkap Lewat Rekaman CCTV
Rekaman CCTV yang menjadi bukti utama menunjukkan adegan di dalam lift sebuah gedung.
Dalam video berdurasi singkat itu, Exy Dwi Lestari terlihat dua kali mendekatkan wajahnya ke dada sang direktur maskapai, gerakan yang memicu spekulasi kuat tentang kedekatan di luar batas pertemanan biasa.
Aksi tersebut terjadi di ruang publik namun minim saksi, sehingga menjadi bukti visual yang sulit dibantah.
Dalam keterangan unggahannya, Winnabalina—nama yang digunakan sang istri di media sosial—menulis dengan nada penuh kekecewaan namun tetap tenang:
“Lillahita’ala, demi Allah saya tidak pacaran, tidak punya pikiran untuk menikah lagi/akan menikah dengan EXY DWI LESTARI,” tulisnya, mengutip pernyataan suaminya yang mengklaim hubungan mereka hanyalah “sekadar teman”.
Namun, bagi banyak netizen, penjelasan tersebut justru terdengar seperti upaya menutupi fakta yang sudah terlalu jelas terlihat dalam rekaman.
Respons Publik dan Pencarian Akun Instagram Exy Dwi Lestari
Setelah video tersebut viral, warganet beramai-ramai mencari tahu lebih lanjut tentang sosok Exy Dwi Lestari.
Hasil pencarian di Instagram menunjukkan empat akun berbeda yang menggunakan nama serupa, namun semuanya diduga bukan akun asli sang pramugari.
Lebih mengejutkan lagi, akun Instagram resmi Exy Dwi Lestari kini tidak lagi muncul dalam hasil pencarian, memicu spekulasi bahwa akun tersebut telah dihapus atau diubah ke mode privat.
Beberapa pengguna media sosial bahkan menduga bahwa langkah tersebut merupakan upaya untuk menghindari sorotan publik atau potensi konsekuensi profesional, mengingat profesi pramugari sangat bergantung pada citra dan integritas pribadi.
Kehancuran Rumah Tangga Setelah 17 Tahun
Bagi Winnabalina, pengungkapan ini bukanlah tindakan impulsif, melainkan puncak dari perjuangan panjang untuk mempertahankan harga diri dan kesehatan mentalnya.
Dalam unggahan lain, ia mengungkapkan bahwa keputusan untuk mengakhiri pernikahan 17 tahunnya tidak diambil dengan mudah.
“Saya ikhlas. Lebih baik sendiri daripada harus terus berbagi suami dengan orang lain,” tulisnya.
Pengakuan jujur tersebut menyentuh hati banyak perempuan yang pernah mengalami situasi serupa.
Kolom komentar unggahannya dipenuhi oleh dukungan, doa, dan ungkapan solidaritas, sekaligus kecaman terhadap praktik perselingkuhan yang dianggap merusak sendi keluarga.
Perselingkuhan di Dunia Penerbangan: Fenomena atau Kebetulan?
Kasus ini juga menimbulkan diskusi luas tentang dinamika hubungan dalam industri penerbangan.
Pramugari dan pilot sering kali berada dalam lingkungan kerja yang intens, dengan jadwal tak menentu dan waktu jauh dari keluarga.
Sementara itu, para eksekutif maskapai—seperti sang direktur dalam kasus ini—juga kerap memiliki akses dan pengaruh yang memungkinkan terbentuknya hubungan di luar batas profesional.
Namun, para pengamat sosial menegaskan bahwa tidak ada alasan yang membenarkan perselingkuhan, terlepas dari tekanan atau dinamika pekerjaan.
“Integritas pribadi adalah pilihan, bukan akibat dari lingkungan kerja,” ujar seorang psikolog keluarga yang enggan disebutkan namanya.
Yang membedakan kasus ini dari skandal serupa sebelumnya adalah keberanian Winnabalina untuk bersuara.
Ia tidak hanya menjadi korban diam-diam, tetapi mengambil kendali narasi, menunjukkan bukti, dan meminta keadilan publik—bukan melalui gosip, tetapi lewat data dan transparansi.
Kisahnya menjadi pengingat bahwa di era digital, kebenaran bisa lebih cepat menyebar, namun juga membawa risiko besar—mulai dari bully digital hingga trauma berkepanjangan.
Namun di sisi lain, platform sosial media juga memberikan ruang bagi korban untuk berbicara, didengar, dan didukung.









