Ringkasan Berita
- Dua pendaki veteran, Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, dikabarkan meninggal dunia akibat hipotermia setelah berhasil m…
- Kronologi Kejadian: Pendakian Berakhir dengan Tragedi Lilie Wijayati dan Elsa Laksono bergabung dalam ekspedisi penda…
- Hipotermia terjadi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada kemampuannya untuk mempertahankan suhu normal, …
Topikseru.com, PAPUA TENGAH – Dunia pendakian Indonesia kembali berduka setelah kabar duka datang dari Puncak Carstensz, Papua Tengah.
Dua pendaki veteran, Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, dikabarkan meninggal dunia akibat hipotermia setelah berhasil mencapai puncak tertinggi di Indonesia.
Kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama komunitas pendaki gunung yang mengenal keduanya sebagai sosok inspiratif.
Lilie dan Elsa dikenal sebagai perempuan tangguh yang telah menaklukkan berbagai puncak gunung di Indonesia.
Mereka bahkan hampir menyelesaikan tantangan Seven Summits Indonesia, sebuah pencapaian yang sangat prestisius di dunia pendakian.
Namun, perjalanan terakhir mereka di Puncak Carstensz berakhir tragis. Evakuasi jasad keduanya berlangsung dramatis dan penuh tantangan mengingat kondisi medan yang ekstrem di ketinggian lebih dari 4.800 meter di atas permukaan laut.
Kronologi Kejadian: Pendakian Berakhir dengan Tragedi
Lilie Wijayati dan Elsa Laksono bergabung dalam ekspedisi pendakian ke Puncak Carstensz bersama tim yang terdiri dari 13 orang.
Pendakian ini direncanakan sebagai perjalanan menuju puncak tertinggi di Indonesia yang terkenal dengan tantangan medan berbatu dan cuaca ekstrem.
Setelah mencapai puncak pada 2 Maret 2025, kondisi keduanya mulai menurun. Hipotermia diduga menjadi penyebab utama kematian mereka.
Hipotermia terjadi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada kemampuannya untuk mempertahankan suhu normal, yang sering kali terjadi di ketinggian dengan suhu sangat dingin.
Tim ekspedisi segera meminta bantuan evakuasi, namun kondisi cuaca yang tidak menentu serta sulitnya akses ke Puncak Carstensz membuat proses evakuasi menjadi sangat menantang.
Video Evakuasi Lilie Wijayati dan Elsa Laksono Beredar
Update Pendaki Puncak Carstensz
Dua pendaki veteran, Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, meninggal dunia saat melakukan pendakian ke Puncak Carstensz, Papua, pada Sabtu, 1 Maret 2025. Keduanya terjebak dalam badai salju dan mengalami hipotermia. Pendakian ini merupakan bagian dari… pic.twitter.com/gUa0bv56JJ
— Info Jateng (@Jateng_Twit) March 2, 2025
Setelah kabar duka ini menyebar, video proses evakuasi pun beredar luas di media sosial.
Salah satu video berdurasi 31 detik yang diunggah oleh akun Twitter @jateng_twit menunjukkan momen dramatis saat jasad Lilie dan Elsa diangkat ke dalam helikopter berwarna biru.
Dalam video tersebut, terlihat para pendaki lain yang turut membantu proses evakuasi dengan penuh kesedihan.
Mereka terlihat memberikan penghormatan terakhir dengan pelukan kepada orang yang menemani keduanya dalam perjalanan terakhir mereka.
Evakuasi ini bukan hanya menjadi momen haru, tetapi juga menjadi pengingat bagi banyak pendaki akan risiko besar yang selalu mengintai di alam bebas, terutama di medan ekstrem seperti Puncak Carstensz.
Video yang beredar dengan cepat mendapatkan perhatian luas di media sosial.
Hingga saat ini, video tersebut telah ditonton lebih dari 334.300 kali di Twitter, dengan ribuan komentar dari warganet yang turut berduka atas kepergian dua pendaki tangguh ini.
Banyak yang mengungkapkan kesedihan dan penghormatan terakhir kepada Lilie dan Elsa.
“Inalillahi wainailaihi rajiun, selamat jalan dua wanita tangguh,”* tulis akun @negativisme.
“Gua aja yang gak kenal mau nangis bacanya, gimana keluarganya,”* kata @chinhahahaha.
“Definisi cara mati terbaik untuk mereka sebagai pecinta pendaki gunung. Selamat jalan, buibu,”* tulis akun @bl3ss3dsoul.
Reaksi warganet menunjukkan betapa besar pengaruh Lilie dan Elsa dalam dunia pendakian. Mereka bukan hanya pendaki biasa, tetapi juga simbol ketangguhan, semangat, dan kegigihan dalam menaklukkan tantangan alam.
Perjalanan Terakhir Menuju Seven Summits Indonesia
Lilie Wijayati dan Elsa Laksono dikenal sebagai pendaki yang memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia pendakian.
Keduanya telah berhasil mendaki beberapa puncak tertinggi di Indonesia dan hampir menyelesaikan tantangan Seven Summits Indonesia.
Seven Summits Indonesia adalah tantangan bagi para pendaki untuk menaklukkan tujuh puncak tertinggi di Indonesia, yaitu:
1. Gunung Kerinci (3.805 mdpl) di Sumatra
2. Gunung Semeru (3.676 mdpl) di Jawa
3. Gunung Rinjani (3.726 mdpl) di Nusa Tenggara Barat
4. Gunung Bukit Raya (2.278 mdpl) di Kalimantan
5. Gunung Latimojong (3.478 mdpl) di Sulawesi
6. Gunung Binaiya (3.027 mdpl) di Maluku
7. Puncak Carstensz (4.884 mdpl) di Papua
Puncak Carstensz merupakan yang tertinggi di Indonesia dan paling sulit untuk didaki.
Tidak hanya karena ketinggiannya, tetapi juga karena medan yang terdiri dari tebing curam dan cuaca ekstrem yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Sayangnya, perjalanan mereka di puncak terakhir ini harus berakhir dengan tragedi. Namun, semangat dan dedikasi mereka akan terus dikenang sebagai inspirasi bagi para pendaki lainnya.
Meninggalnya Lilie Wijayati dan Elsa Laksono menjadi kehilangan besar bagi komunitas pendaki Indonesia.
Banyak rekan sesama pendaki yang memberikan penghormatan dan mengenang mereka sebagai dua perempuan pemberani yang mengabdikan hidupnya untuk menjelajahi keindahan alam Indonesia. (*)













