Daerah

Polresta Bandara Soetta Perketat Pengawasan Antisipasi Jemaah Haji Ilegal

×

Polresta Bandara Soetta Perketat Pengawasan Antisipasi Jemaah Haji Ilegal

Sebarkan artikel ini
Polresta Bandara Soetta
Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Ronald Sipayung. Foto: Antara

Ringkasan Berita

  • Kapolresta Bandara Soetta Kombes Ronald Sipayung mengatakan pengetatan pengawasan di Bandara Soekarno-Hatta untuk men…
  • "Kami tentunya akan memperketat pengawasan terkait dengan antisipasi keberadaan jamaah gelap yang memanfaatkan situas…
  • Mantan Kapolres Simalungun ini menjelaskan bahwa pihaknya baru-baru ini mendapat informasi terkait dugaan proses kebe…

Topikseru.com, TANGERANG – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Polda Metro Jaya, akan memperketat pengawasan selama pemberangkatan jemaah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Kapolresta Bandara Soetta Kombes Ronald Sipayung mengatakan pengetatan pengawasan di Bandara Soekarno-Hatta untuk mengantisipasi jemaah ilegal atau gelap yang memanfaatkan momentum ibadah haji.

“Kami tentunya akan memperketat pengawasan terkait dengan antisipasi keberadaan jamaah gelap yang memanfaatkan situasi musim haji 2025 ini,” kata Kombes Pol Ronald Sipayung di Tangerang, Rabu (23/4).

Mantan Kapolres Simalungun ini menjelaskan bahwa pihaknya baru-baru ini mendapat informasi terkait dugaan proses keberangkatan sejumlah penumpang ke Arab Saudi dengan memanfaatkan musim haji, menggunakan visa non haji.

“Kami juga menerima informasi adanya upaya sejumlah penumpang yang mau berangkat haji tapi pakai visa non haji. Hal-hal ini yang kami antisipasi, kami terus berkoordinasi dengan pihak imigrasi Bandara Soetta, dalam upaya memperketat pengawasan,” ujar Kombes Ronald.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan pengecekan persiapan fasilitas dan layanan calon jemaah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi di Terminal di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten pada Selasa (22/4).

Baca Juga  PLN Tambah SPKLU di Sumut Sambut Mudik Lebaran 2025

Dalam kunjungan tersebut, Dahnil Anzar memastikan pelayanan penerbangan perdana haji di Indonesia dalam keadaan siap dan tidak ada keterlambatan keberangkatan.

“Penerbangan pertama pada 2 Mei 2025 dari Embarkasi di sekitar Jakarta. Penerbangan perdana 2 Mei itu kita ingin pastikan tidak ada delay. Kenapa? Karena masalah delay-delay ini kan nanti akan jadi masalah di sana,” kata Dahnil Anzar.

Dia mengungkapkan, pada pemberangkatan perdana untuk jamaah haji terdapat kurang lebih sebanyak 26 ribu orang yang akan diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta.

“Artinya imigrasi dari Arab Saudi akan hadir langsung di sini untuk melayani jemaah fast track. Sehingga enggak perlu antre lagi di sana. Langsung bisa melaksanakan ibadah, bisa langsung ke hotel dan seterusnya. Dan tentu insya Allah akan tertib, dan kami yakin persiapan sudah cukup matang,” ujarnya.

Dia mengatakan, di Bandara Soekarno-Hatta sendiri telah ada layanan fast track dari pihak pemerintah Arab Saudi untuk melayani jemaah haji. Sehingga, proses pemberangkatan penerbangan menuju Tanah Suci dapat berjalan lancar.

Danhil juga menilai, kesiapan pengelola Bandara Soetta dalam mempersiapkan Terminal 2F untuk melayani jemaah haji sudah sangat profesional.

“Jadi kalau terkait dengan fasilitas sudah cukup. Saya sempat bicara dengan Pak Menteri BUMN agar kemudian di Terminal 2F ini bisa digunakan secara permanen untuk jemaah umrah dan haji di masa yang akan datang. Jadi jemaah umrah dan haji itu tidak lagi bercampur dengan penumpang-penumpang yang lainnya,” pungkasnya.