Nasional

Presiden Prabowo Ingatkan PPATK Jaga Rekening Nasabah

×

Presiden Prabowo Ingatkan PPATK Jaga Rekening Nasabah

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo
Arsip foto - Presiden Prabowo Subianto berdiri menyapa warga dari mobil Pindad Maung Garuda saat tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024). Foto: Antara

Ringkasan Berita

  • Penegasan itu disampaikan langsung kepada Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustia…
  • Kebijakan ini, menurut Ivan, mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tinda…
  • “Langkah ini untuk mencegah rekening-rekening pasif dimanfaatkan sebagai deposit judi online, penipuan, atau transa…

Topikseru.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya perlindungan terhadap rekening nasabah dari potensi penyalahgunaan untuk tindak pidana. Penegasan itu disampaikan langsung kepada Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana, dalam pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Presiden mendukung penuh. Intinya, beliau minta agar rekening-rekening nasabah tidak disalahgunakan, apalagi untuk kejahatan. Kita diminta menjaga semuanya,” ujar Ivan kepada wartawan usai pertemuan, Kamis (22/5).

Ivan menghadap Presiden Prabowo untuk melaporkan sejumlah isu strategis, termasuk kebijakan pembekuan sementara terhadap ribuan rekening yang dilakukan PPATK baru-baru ini.

Sebanyak 28 ribu rekening yang dibekukan oleh PPATK merupakan rekening pasif yang tidak menunjukkan aktivitas sepanjang 2024.

Kebijakan ini, menurut Ivan, mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Baca Juga  Prabowo Tegaskan Tak Ada Izin HPH dan IUP Baru pada 2025, Pemerintah Evaluasi Total Pemanfaatan Lahan

“Langkah ini untuk mencegah rekening-rekening pasif dimanfaatkan sebagai deposit judi online, penipuan, atau transaksi narkotika,” kata Ivan sebelumnya kepada Antara, Minggu, 18 Mei 2025.

Dia menegaskan bahwa rekening yang tidak bermasalah bisa langsung diaktifkan kembali. “Gak ada masalah. Bisa langsung direaktivasi,” kata Ivan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga memberikan arahan lainnya kepada PPATK. Namun Ivan enggan mengungkap secara detail isi arahan tersebut.

“Banyak yang dibahas dan diarahkan beliau,” ujarnya singkat.

Kebijakan pembekuan rekening ini menjadi bagian dari strategi PPATK dalam menekan perputaran dana kejahatan digital, termasuk judi daring.

Dalam laporan kuartal pertama 2025, Ivan menyebutkan bahwa perputaran dana judi online mencapai angka fantastis, yakni Rp 47,97 triliun hanya dalam tiga bulan pertama.

PPATK memperkirakan jika tidak ada intervensi signifikan, perputaran dana judi daring di sepanjang 2025 bisa menyentuh angka Rp 150,36 triliun.

Namun, Ivan optimistis bahwa dengan dukungan Presiden dan penguatan kebijakan lintas sektor, angka tersebut dapat ditekan secara signifikan.