International

Menlu Iran Abbas Araghchi Sempat Bantah Gencatan Senjata dengan Israel

×

Menlu Iran Abbas Araghchi Sempat Bantah Gencatan Senjata dengan Israel

Sebarkan artikel ini
Iran sita kapal tanker
Citra satelit lalu lintas laut yang melewati Selat Hormuz pada tanggal 9 Januari 2020. MarineTraffic.com

Ringkasan Berita

  • Di tengah kabar yang menyebutkan adanya kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara, Menteri Luar Negeri Iran Ab…
  • Trump Klaim Ada Gencatan Senjata Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mengumumkan bahwa Israel da…
  • Lewat pernyataan yang disampaikan pada Selasa (24/6) pukul 00.46 GMT atau pukul 07.46 WIB, Araghchi menyampaikan bahw…

Topikseru.com – Ketegangan antara Iran dan Israel belum menunjukkan tanda mereda. Di tengah kabar yang menyebutkan adanya kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi untuk menghentikan operasi militer.

Lewat pernyataan yang disampaikan pada Selasa (24/6) pukul 00.46 GMT atau pukul 07.46 WIB, Araghchi menyampaikan bahwa Teheran belum menyepakati gencatan senjata.

Meski begitu, Iran bersedia menahan serangan balasan jika Israel menghentikan agresi militer terhadap Iran paling lambat pukul 04.00 waktu Teheran atau 08.30 WIB.

“Sampai saat ini, TIDAK ADA ‘kesepakatan’ mengenai gencatan senjata atau penghentian operasi militer. Namun, jika rezim Israel menghentikan agresi ilegalnya terhadap rakyat Iran paling lambat pukul 04.00 waktu Teheran (08:30 WIB), kami tidak berniat melanjutkan serangan balasan setelah itu,” tulis Araghchi melalui akun X resminya.

Baca Juga  Edarkan Sabu di Medan Maimun, Anan Kumar Dituntut 7 Tahun Penjara

Dia menambahkan, keputusan final terkait penghentian operasi militer Iran masih akan ditentukan kemudian, tergantung pada langkah Israel dalam beberapa jam mendatang.

Trump Klaim Ada Gencatan Senjata

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah mencapai kesepakatan gencatan senjata yang akan secara resmi mengakhiri perang selama 12 hari.

Trump menyebut bahwa kesepakatan itu akan berlaku dalam waktu 24 jam, namun pernyataan itu dibantah langsung oleh pihak Teheran melalui Araghchi.

Konflik antara Iran dan Israel terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir, menyusul serangan udara Israel terhadap fasilitas nuklir Iran, yang kemudian dibalas dengan serangan drone dan rudal oleh Iran ke wilayah Israel.

Eskalasi ini telah menimbulkan kekhawatiran internasional terkait potensi perang terbuka yang meluas di kawasan Timur Tengah, mengingat keterlibatan tidak langsung dari negara-negara besar seperti Amerika Serikat.