Ringkasan Berita
- Dalam pengumuman resminya pada Rabu (6/8), Instagram menyatakan bahwa kedua fitur tersebut dirancang untuk membantu p…
- Dua fitur baru yang baru saja diperkenalkan – Repost dan Peta Instagram – digadang-gadang akan memperkuat interaksi s…
- Ini menjadi peluang baru bagi kreator untuk menjangkau audiens yang lebih luas, bahkan dari luar lingkar pengikut mer…
Topikseru.com – Platform media sosial Instagram milik Meta kembali berinovasi. Dua fitur baru yang baru saja diperkenalkan – Repost dan Peta Instagram – digadang-gadang akan memperkuat interaksi sosial di platform ini sekaligus memperluas jangkauan kreator konten.
Dalam pengumuman resminya pada Rabu (6/8), Instagram menyatakan bahwa kedua fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna “terhubung lebih dalam dengan teman-teman mereka” dan memberi peluang baru untuk distribusi konten.
Fitur Repost: Layaknya Retweet ala Instagram
Fitur Repost memungkinkan pengguna untuk mengunggah ulang konten orang lain, baik dalam bentuk Reels maupun unggahan feed, mirip dengan fitur Retweet yang telah lama eksis di Twitter—yang kini berganti nama menjadi X.
“Repost akan direkomendasikan di umpan teman dan pengikut, serta ditampilkan di tab terpisah di profil pengguna,” tulis Instagram dalam pernyataannya.
Setiap konten yang di-repost tetap akan menampilkan kredit pembuat konten asli, sehingga hak cipta dan pengakuan tetap terjaga.
Ini menjadi peluang baru bagi kreator untuk menjangkau audiens yang lebih luas, bahkan dari luar lingkar pengikut mereka.
Pengguna hanya perlu mengetuk ikon Repost, menambahkan deskripsi singkat jika diinginkan, lalu menyimpan dan membagikan ulang konten yang dianggap menarik.
Fitur Peta Instagram: Berbagi Lokasi yang Aman dan Terkontrol
Sementara itu, fitur baru Peta Instagram menawarkan kemampuan berbagi lokasi aktif terakhir kepada pengguna lain secara pilihan dan terkendali.
Fitur ini bersifat opt-in – alias tidak aktif secara default – dan dapat dimatikan kapan saja. Jika pengguna memilih untuk mengaktifkan, mereka bisa mengatur dengan siapa saja lokasi mereka akan dibagikan.
Lokasi akan diperbarui setiap kali pengguna membuka aplikasi, atau saat aplikasi aktif di latar belakang.
Peta juga bisa digunakan untuk melihat unggahan teman atau kreator dari berbagai tempat menarik, menjadikan pengalaman bersosial terasa lebih lokal dan relevan.
Fitur Tambahan untuk Orang Tua
Menariknya, fitur Peta Instagram juga dibekali lapisan pengawasan untuk orang tua pengguna remaja. Orang tua akan mendapat notifikasi jika anak mereka mulai berbagi lokasi, sehingga dapat berdiskusi bersama mengenai keamanan dan privasi.
Meta menyatakan bahwa orang tua juga dapat mengatur siapa saja yang boleh melihat lokasi anak, serta apakah anak remaja mereka bisa mengakses fitur ini.
Fitur Peta Instagram saat ini baru tersedia di Amerika Serikat, dan akan diperluas secara bertahap ke negara lain.
Saingan Baru di Medan Lama?
Dengan hadirnya Repost, Instagram tampaknya mulai masuk ke medan Twitter/X yang selama ini menjadi pusat resharing opini dan informasi.
Sementara fitur Peta mengingatkan pada Snap Map milik Snapchat, dengan sentuhan pengawasan orang tua ala Meta.
Jika keduanya diterima baik oleh pengguna, bukan tidak mungkin Instagram akan memperluas fungsinya ke ranah sosial yang lebih dalam, menjadikannya lebih dari sekadar platform berbagi foto dan video.







