Gaya Hidup

Arsitek Bagikan Tips Menjaga Ketahanan Rumah di Wilayah Tropis

×

Arsitek Bagikan Tips Menjaga Ketahanan Rumah di Wilayah Tropis

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Rumah
Ilustrasi - Arsitek memberikan tips dalam membangun rumah agar tahan dengan cuaca di wilayah tropis. Ilustrasi Foto: Nawakarya.co.id

Ringkasan Berita

  • Oleh karena itu, menurutnya penting untuk mengonsultasikan desain rumah dengan arsitek.
  • Konsultasi dengan Arsitek Riri menyebut untuk menjaga ketahanan dalam dua iklim tersebut bergantung pada desain rumah…
  • Hidup di wilayah tropis tentu menjadi tantangan tersendiri saat hendak membangun rumah.

TOPIKSERU.COM, – Indonesia berada di kawasan tropis, sehingga ada beragam jenis cuaca yang akan melanda seperti panas, cerah, berawan, dingin dan kabut.

Hidup di wilayah tropis tentu menjadi tantangan tersendiri saat hendak membangun rumah. Pemilik harus memikirkan ketahanan bangunan baik saat hujan maupun panas melanda.

Principal Architect dari Atelier Riri, Riri Yakub menyampaikan bahwa membangun rumah ideal bukan hanya mendirikan bangunan saja, tetapi bagaimana merancang desain yang didasari pada pemahaman mendalam terhadap lingkungan dan kehidupan.

Dengan demikian, rumah akan menjadi fungsional, nyaman sebagai tempat tinggal dan indah secara estetika.

“Desain rumah di daerah tropis tentu harus mempertimbangkan dua iklim, musim kemarau yang panas dengan teriknya sinar matahari serta musim hujan yang debit airnya tinggi,” kata Riri, melansir Antara, Selasa (5/3).

Konsultasi dengan Arsitek

Riri menyebut untuk menjaga ketahanan dalam dua iklim tersebut bergantung pada desain rumah yang selain fungsional juga mampu memberikan perlindungan dari terik matahari dan kelembapan udara tinggi.

Oleh karena itu, menurutnya penting untuk mengonsultasikan desain rumah dengan arsitek.

Selain dapat membuat desain rumah sesuai harapan, arsitek juga dapat membantu menentukan arah dan kebutuhan ruang yang baik di dalam rumah.

Arsitek juga bisa memantau proses pembangunan hingga selesai, dan memilih material yang tepat sesuai kebutuhan agar biaya yang dikeluarkan lebih efektif serta efisien.

Baca Juga  BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter di Perairan Sumut 11–13 Januari 2026

Selain itu Riri juga menekankan pentingnya eksekusi konstruksi yang baik dan benar dari desain yang ada.

Eksekusi konstruksi, mulai dari pemilihan bahan bangunan sampai aplikasi akan mempengaruhi ketahanan bangunan dan perawatan nantinya.

“Pemilihan dan aplikasi bahan bangunan yang sesuai kebutuhan dan benar akan berpengaruh untuk menjaga fungsionalitas dan estetika rumah bertahan lebih lama,” tambah Riri.

Selain perancangan dan eksekusi pembangunan, pemilihan bahan bangunan juga harus menjadi perhatian terutama ketika menghadapi musim hujan.

Pastikan menggunakan bahan yang memiliki daya tahan lebih baik terhadap tekanan cuaca ekstrem, seperti hujan deras, kelembaban udara tinggi, dan sifat tanah yang cenderung basah.

Selain itu, bahan juga harus bisa mencegah masalah seperti rembesan air tanah, kebocoran dan kerusakan struktural yang dapat merugikan keamanan dan keberlangsungan bangunan.

Bahan Bangunan Sebagai Kunci

Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jawa Barat TB Nasrul Ibnu HR mengatakan aspek penting yang perlu menjadi perhatian adalah pemilihan semen.

Semen merupakan bahan konstruksi dasar dalam pembangunan rumah sehingga menjadi kunci utama untuk menjamin ketahanan bangunan terhadap berbagai tantangan, terutama di daerah tropis seperti Indonesia yang seringkali mengalami cuaca hujan tinggi.

Sebagai contoh, sekarang ini sudah ada semen dengan teknologi tolak air dapat mencegah dinding menjadi lembab dan mengurangi risiko kerusakan pada struktur bangunan.

“Dengan ini, kita dapat memastikan bahwa bangunan tidak hanya kokoh dari segi struktural, tetapi juga dapat menghindari masalah perawatan seperti dinding lembab sejak awal pembangunan,” ucap Nasrul.(antara/Topikseru)