Topikseru.com – Suzuki Smash, motor bebek yang sempat menjadi primadona jalanan Indonesia pada awal 2000-an, ternyata belum benar-benar berakhir kisahnya.
Meski produksi di Tanah Air sudah dihentikan pada 2017, Suzuki diam-diam tetap mengembangkan Smash. Bahkan, generasi terbaru bernama Suzuki Smash 115 Fi resmi meluncur di Thailand dengan wajah lebih sporti.
Smash pertama kali hadir pada 2003 dengan mesin 110 cc, mengambil alih posisi Suzuki Shogun yang naik kelas ke 125 cc.
Popularitasnya melejit berkat desain ramping, harga terjangkau, dan ketangguhan mesin.
Selama 14 tahun, Suzuki merilis setidaknya tujuh generasi Smash sebelum akhirnya disuntik mati. Namun, langkah Suzuki di Thailand menunjukkan bebek legendaris ini masih punya napas panjang.
Suzuki Smash Hadirkan Desain Baru, Lebih Sporti
Sekilas, Suzuki Smash 115 Fi masih mempertahankan garis desain generasi terakhirnya. Namun, ubahan pada tameng depan membuat tampilannya jauh lebih padat.
Kini, ada detail lubang ala air duct yang memberi kesan aerodinamis. Lekukan bodi di bagian sayap samping juga dipoles ulang, sehingga tampak lebih segar.
Perubahan signifikan terlihat di bagian footstep belakang. Smash terbaru tidak lagi menggunakan pipa besi las seperti generasi lama, melainkan cast alloy yang dipasang ke rangka dengan baut.
Begitu juga dengan behel belakang yang kini memakai material alloy, menegaskan kesan modern. Cover knalpot pun ikut didesain ulang dengan gaya lebih agresif.
Fitur Masih Basic
Meski tampilan semakin sporti, Suzuki tetap mempertahankan konsep entry level bike. Panel instrumen masih full analog, belum ada smart key, apalagi port USB charger.
Fitur sederhana ini seolah menjadi cara Suzuki menjaga harga tetap bersahabat, meski harus berhadapan dengan era motor serba digital.
Mesin 113 cc untuk Pemakaian Harian
Soal dapur pacu, Smash 115 Fi dibekali mesin SOHC 113 cc dengan tenaga 9,25 Hp dan torsi 9,1 Nm.
Secara spesifikasi, tidak jauh berbeda dari Smash generasi terakhir di Indonesia. Tenaga ini cukup untuk penggunaan harian, terutama di perkotaan dengan lalu lintas padat.
Harga dan Pasar
Sayangnya, bagi pecinta bebek Suzuki di Indonesia, motor ini belum tentu bisa dinikmati. Suzuki Smash 115 Fi hanya dipasarkan di Thailand, dengan banderol mulai Rp 21 jutaan.
Sebuah harga yang membuatnya berhadapan langsung dengan motor-motor bebek entry level dari Honda maupun Yamaha di sana.
Harapan Pecinta Suzuki Smash di Indonesia
Meski peluangnya kecil, kemunculan Smash terbaru ini memunculkan harapan baru. Ada kemungkinan Suzuki kembali mempertimbangkan pasar bebek di Indonesia, terutama bagi konsumen yang rindu motor tangguh, irit, dan murah perawatan seperti Smash.
Untuk saat ini, para penggemar Smash di Indonesia hanya bisa menatap dari jauh. Smash memang belum mati, ia hanya berpindah panggung ke negeri Gajah Putih.







