Beauty

6 Cara Mengatasi Jerawat Meradang: Penyebab, Obat, dan Tips Ampuh Redakan Peradangan

×

6 Cara Mengatasi Jerawat Meradang: Penyebab, Obat, dan Tips Ampuh Redakan Peradangan

Sebarkan artikel ini
cara mengatasi jerawat meradang
6 Cara Mengatasi Jerawat Meradang: Penyebab, Obat, dan Tips Ampuh Redakan Peradangan

Ringkasan Berita

  • Kondisi ini umumnya muncul ketika pori-pori tersumbat oleh minyak, kotoran, atau sel kulit mati, kemudian mengalami i…
  • Secara klinis, jerawat meradang ditandai dengan benjolan kemerahan yang terasa nyeri ketika disentuh.
  • 6 Cara Efektif Mengatasi Jerawat Meradang Lantas, apa saja langkah tepat untuk meredakan jerawat meradang?

Topikseru.comJerawat meradang menjadi salah satu masalah kulit yang paling sering dikeluhkan, terutama karena dapat menimbulkan rasa nyeri dan mengganggu penampilan. Kondisi ini umumnya muncul ketika pori-pori tersumbat oleh minyak, kotoran, atau sel kulit mati, kemudian mengalami infeksi dan peradangan.

Secara klinis, jerawat meradang ditandai dengan benjolan kemerahan yang terasa nyeri ketika disentuh. Pada beberapa kasus, jerawat juga tampak berisi nanah berwarna putih hingga kekuningan di bagian tengah.

Meski terlihat sepele, penanganan jerawat meradang tidak bisa dilakukan sembarangan. Memencet jerawat justru berisiko menyebabkan infeksi lebih parah hingga meninggalkan bekas luka permanen atau bopeng.

6 Cara Efektif Mengatasi Jerawat Meradang

Lantas, apa saja langkah tepat untuk meredakan jerawat meradang?

1. Retinoid

Retinoid oles menjadi salah satu terapi yang kerap direkomendasikan dokter untuk mengatasi jerawat meradang. Bahan aktif ini bekerja membuka sumbatan pada pori-pori dan mencegah terbentuknya komedo baru.

Retinoid tersedia dalam bentuk gel, krim, atau salep dan penggunaannya harus sesuai anjuran dokter. Namun, retinoid tidak dianjurkan untuk ibu hamil, menyusui, atau pemilik kulit sensitif karena risiko iritasi.

Pengguna disarankan menghindari paparan sinar matahari langsung saat sedang menjalani terapi retinoid.

2. Antibiotik

Infeksi bakteri dapat memperparah jerawat meradang. Antibiotik—baik dalam bentuk salep maupun obat minum, dapat membantu membunuh bakteri penyebab infeksi.

Namun, penggunaan antibiotik harus dengan resep dokter untuk mencegah risiko resistensi serta memastikan dosis yang digunakan sesuai kebutuhan kulit pasien.

3. Tea Tree Oil

Bahan alami seperti tea tree oil dapat menjadi alternatif untuk meredakan peradangan jerawat. Kandungan antibakteri dan antiradang di dalamnya diyakini mampu membantu mengurangi produksi minyak berlebih.

Studi menunjukkan tea tree oil memiliki efektivitas yang setara dengan benzoil peroksida.

Kendati demikian, pemilik kulit sensitif atau penderita eksim harus berhati-hati karena bahan ini dapat memicu iritasi.

Baca Juga  Panduan Merawat Kulit Sensitif dan Berminyak: Tips Sederhana agar Tetap Sehat dan Glowing

4. Bakuchiol

Bakuchiol, ekstrak tanaman Psoralea corylifolia, semakin populer sebagai alternatif retinoid yang lebih ramah kulit. Bahan ini memiliki sifat antiradang dan antibakteri tanpa efek samping iritasi seperti retinoid.

Bakuchiol juga aman digunakan oleh ibu hamil dan pemilik kulit sensitif, sehingga menjadi opsi skincare yang lebih fleksibel.

5. Asam Salisilat

Asam salisilat atau salicylic acid umum ditemukan dalam berbagai produk skincare yang dijual bebas, biasanya dengan konsentrasi 0,5–2 persen.

Bahan ini membantu membersihkan pori-pori dari sel kulit mati dan minyak berlebih, serta efektif mengurangi jerawat meradang. Namun, penggunaan berlebih dapat menyebabkan kulit kering dan iritasi.

6. Zinc

Zinc, yang tersedia dalam bentuk losion maupun suplemen, berfungsi mengurangi produksi minyak dan membantu meredakan peradangan kulit.

Meski demikian, konsumsi zinc sebaiknya tidak melebihi 40 mg per hari karena dapat mengganggu penyerapan mineral lain seperti tembaga.

Hindari Memencet Jerawat dan Jaga Kebersihan Kulit

Upaya mencegah jerawat meradang dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti tidak memencet jerawat dan menjaga kebersihan wajah secara rutin.

Menggunakan produk non-komedogenik dan menghindari tidur dengan riasan juga dapat membantu mencegah peradangan.

Jika jerawat meradang tidak membaik dengan perawatan mandiri, segera konsultasikan ke dokter kulit.

Pada kondisi tertentu, dokter dapat memberikan terapi lanjutan seperti suntikan kortison untuk mempercepat penyembuhan.

1. Apa penyebab jerawat meradang?

Jerawat meradang biasanya disebabkan oleh pori-pori tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, dan infeksi bakteri yang memicu peradangan.

2. Apakah memencet jerawat meradang boleh?

Tidak. Memencet jerawat dapat menyebabkan infeksi lebih parah dan meninggalkan bekas luka atau bopeng.

3. Obat apa yang efektif untuk jerawat meradang?

Retinoid, antibiotik topikal atau oral, tea tree oil, bakuchiol, salicylic acid, serta zinc dapat membantu meredakan jerawat meradang.

4. Apakah bakuchiol aman untuk ibu hamil?

Ya. Bakuchiol lebih aman dibanding retinoid dan bisa digunakan ibu hamil, namun tetap disarankan konsultasi dokter.

5. Kapan harus ke dokter untuk jerawat meradang?

Jika jerawat tidak membaik setelah beberapa minggu perawatan mandiri, sangat nyeri, atau berpotensi meninggalkan bekas luka.