Ringkasan Berita
- Kepala Seksi Intelijen Kejari Medan, Dapot Dariarma, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (17/12/20…
- Menurut dia, pengamanan di lingkungan Kejari Medan kini ditingkatkan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP)…
- Pihak kejaksaan menegaskan, tidak ada tahanan kabur, meskipun sempat terjadi percobaan pelarian oleh salah satu tahanan.
Topikseru.com – Kejaksaan Negeri atau Kejari Medan memberikan klarifikasi terkait kabar yang beredar di masyarakat mengenai dugaan adanya tahanan yang melarikan diri. Pihak kejaksaan menegaskan, tidak ada tahanan kabur, meskipun sempat terjadi percobaan pelarian oleh salah satu tahanan.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Medan, Dapot Dariarma, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (17/12/2025). Namun, upaya pelarian itu berhasil digagalkan oleh petugas pengamanan sehingga tahanan tetap berada dalam penguasaan Kejari Medan.
“Yang bersangkutan memang sempat mencoba melarikan diri, tetapi berhasil diamankan. Saat ini seluruh tahanan dalam kondisi lengkap dan sesuai data,” ujar Dapot saat dikonfirmasi, Jumat (19/12/2025).
Pengamanan Diperketat Pascainsiden
Dapot menambahkan, setelah kejadian tersebut, pihak Kejari Medan langsung melakukan pemeriksaan internal serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Hasil pengecekan administrasi dan fisik menunjukkan seluruh tahanan lengkap. Tidak ada yang kabur,” tegasnya.
Menurut dia, pengamanan di lingkungan Kejari Medan kini ditingkatkan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku, baik dari sisi pengawasan personel maupun pengendalian akses.
Minta Masyarakat Tidak Mudah Percaya Isu
Kejari Medan juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.
“Kami meminta masyarakat menunggu informasi resmi dari instansi berwenang. Jangan langsung menyimpulkan dari isu yang belum terverifikasi,” kata Dapot.
Dia menegaskan, Kejari Medan bersikap terbuka dalam menyampaikan klarifikasi agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami berkomitmen menjaga transparansi agar tidak terjadi kesalahpahaman di publik,” pungkasnya.













