Ekonomi dan Bisnis

Harga Telur Ayam Ras di Pasar Tradisional Kabupaten Toba di Kisaran Rp28.300 Per Kilogram

×

Harga Telur Ayam Ras di Pasar Tradisional Kabupaten Toba di Kisaran Rp28.300 Per Kilogram

Sebarkan artikel ini
Harga Telur Ayam Ras
harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Toba tercatat mengalami penurunan pada awal pekan ini. Per Senin (26/1/2026), harga jual berada di kisaran Rp28.300 per kilogram.

Ringkasan Berita

  • Per Senin (26/1/2026), harga jual berada di kisaran Rp28.300 per kilogram.
  • Angka tersebut turun Rp1.500 dibandingkan harga sebelumnya yang masih bertahan di level Rp29.800 per kilogram.
  • Panjaitan menegaskan bahwa telur yang ia pasarkan tidak bercampur dengan ukuran kecil, sehingga nilai jualnya berbeda…

Topikseru.com, Toba – Pada perdagangn Senin (26/1/2026) harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Toba tercatat mengalami penurunan pada awal pekan ini. Per Senin (26/1/2026), harga jual berada di kisaran Rp28.300 per kilogram.

Angka tersebut turun Rp1.500 dibandingkan harga sebelumnya yang masih bertahan di level Rp29.800 per kilogram. Penyesuaian harga ini terlihat merata di lapak pedagang pasar.

Pedagang Sebut Harga Dipengaruhi Pasokan

Seorang pedagang telur di Pasar Porsea, A Situmorang, menjelaskan bahwa pergerakan harga telur ayam ras cenderung fluktuatif dan sulit ditebak.

Menurutnya, perubahan harga bisa terjadi dalam waktu singkat karena sangat bergantung pada kondisi pasokan dan tingkat permintaan di pasar.

Penurunan Terjadi Sejak Awal Januari

Penurunan harga telur ayam ras disebut sudah berlangsung sejak awal Januari 2026. Situmorang menyebutkan, dalam satu kilogram telur biasanya terdapat sekitar 15 hingga 20 butir, tergantung ukuran.

Baca Juga  Polisi Bekuk Pelaku Pencabulan Siswi SD di Toba yang Nyaris Diamuk Massa

Harga telur per butir bervariasi, mulai dari sekitar Rp1.400 hingga Rp1.880, menyesuaikan besar kecilnya telur yang dijual.

Harga Berbeda untuk Telur Ukuran Besar

Pedagang lain di pasar yang sama, S Panjaitan, memilih menjual telur ayam ras dalam satuan papan. Satu papan berisi 30 butir telur.

Ia mematok harga antara Rp51.000 hingga Rp55.000 per papan. Harga tersebut lebih tinggi karena telur yang dijual berukuran besar dan seragam.

Panjaitan menegaskan bahwa telur yang ia pasarkan tidak bercampur dengan ukuran kecil, sehingga nilai jualnya berbeda dari pedagang lainnya.

Harga Lebih Mahal di Warung Desa

Kondisi berbeda ditemukan di warung-warung desa. Berdasarkan pantauan lapangan, harga telur ayam ras di tingkat eceran bisa mencapai Rp2.500 per butir.

Perbedaan harga ini dipengaruhi jalur distribusi serta volume pembelian yang lebih kecil dibandingkan transaksi di pasar tradisional.