Ringkasan Berita
- Dalam sambutannya, Bahlil secara terbuka mengajak Emil Dardak untuk bergabung dengan partai berlambang pohon beringin…
- "Pak Wagub gimana, apa sudah mulai goyang?
- Dalam pidatonya di Jatim Expo Surabaya, Bahlil juga menyinggung hubungan Golkar dengan sejumlah partai lain.
Topikseru.com, Surabaya – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, melontarkan gurauan kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur di Surabaya, Minggu.
Dalam sambutannya, Bahlil secara terbuka mengajak Emil Dardak untuk bergabung dengan partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Pak Wagub gimana, apa sudah mulai goyang? Saya lihat Pak Wagub mulai goyang. Kalau hatinya sudah mulai nyaman, ya tidak apa-apa juga,” ujar Bahlil, disambut gelak tawa ribuan kader yang memadati lokasi acara.
Emil hadir mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Selain menjabat sebagai Wakil Gubernur, Emil juga merupakan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur.
Bahlil: Satu Rumah, Beda Kamar
Gurauan tersebut bukan kali pertama dilontarkan Bahlil kepada Emil dalam berbagai forum politik. Dalam pidatonya di Jatim Expo Surabaya, Bahlil juga menyinggung hubungan Golkar dengan sejumlah partai lain.
Dia menyebut relasi politik antara Golkar dengan Partai NasDem, Partai Hanura, Partai Gerindra, dan Demokrat berjalan baik.
“Kalau ada kader yang ke partai lain, itu bukan pindah, hanya hijrah sementara. Kalau rindu pulang, silakan kembali. Kita satu rumah, beda kamar,” kata Bahlil.
Pernyataan tersebut dinilai sebagai sinyal keterbukaan Golkar terhadap dinamika politik dan komunikasi lintas partai menjelang agenda politik mendatang.
Konsolidasi Internal Golkar Jawa Timur
Selain melontarkan candaan politik, Bahlil menegaskan pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Menurutnya, soliditas organisasi menjadi faktor kunci dalam menghadapi dinamika politik regional maupun nasional.
Pelantikan pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur diikuti sekitar tiga ribu kader serta dihadiri jajaran pengurus provinsi dan daerah. Sejumlah perwakilan pimpinan partai politik tingkat Jawa Timur juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut.
Momentum ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kesiapan Golkar dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.
Dinamika Politik Jelang Agenda Nasional
Interaksi antara elite Golkar dan Demokrat di forum publik tersebut menjadi sorotan, mengingat konfigurasi politik nasional yang terus berkembang.
Meski disampaikan dalam suasana santai dan penuh canda, pernyataan Bahlil memantik perhatian kader dan pengamat politik, terutama terkait potensi realignasi politik di tingkat daerah maupun nasional.
Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari Emil Dardak terkait gurauan tersebut. Namun kehadirannya dalam pelantikan pengurus Golkar Jatim memperlihatkan komunikasi politik antarelite tetap terjalin di tengah kompetisi partai.












